Rabu, 20 Juni 2018 |
Kesehatan & Olahraga

10 Anak Keracunan Diduga Karena Jajanan Sate Keliling, Ini Kata Bupati Merangin

Kamis, 12 Januari 2017 16:42:11 wib
Gejala Keracunan (google.co.id)

JAMBIDAILY KESEHATAN-10 Anak di Kecamatan Tabir Ilir Kabupaten Merangin mengalami keracunan yang diduga karena mengkonsumsi jajanan sate keliling.

Atas kejadian tersebut, Bupati Merangin H Al Haris, Kamis (12/01/2017) meminta para pelajar dan anak-anak di Merangin, berhati-hati dalam mengkonsumsi aneka makanan jajanan di sekolah-sekolah dan di lingkungan rumah yang dijual bebas.

"Apalagi makanan yang dijual keliling. Bisa saja saat memasaknya dalam kondisi steril, tapi ketika dibawa keliling bisa kena debu atau kotoran lain di jalanan. Untuk itu berhati-hatilah dalam mengkonsumsi jajanan,’’ingat Bupati.

Bupati minta kasus keracunan 10 orang anak tersebut, diusut tuntas. Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel sisa sate yang disantap anak-anak, akan menjadi penentu apakah anak-anak tersebut keracunan akibat sate.

Sedangkan kepada para pedagang makanan jajanan keliling bupati minta, agar  selalu menjaga kebersihan jajanan makanannya.

"Pikiran pedagang jangan hanya mencari keuntungan, tapi perhatikan juga kesehatan konsumennya,’’tegas Bupati.

Pedagang lanjut bupati, harus membayangkan yang membeli jajanannya itu adalah anaknya sendiri atau keponakannya, sehingga kalau sakit pedagang itu sendiri yang akan repot.

‘’Kita ini semua saudara, jadi harus saling menjaga satu sama lainnya. Bila satu atau sekelompok anak maupun konsumen keracunan, tentu menjadi kita yang merasakan dampaknya,’’jelas Bupati.

Menyinggung bagaimana jika ke-10 anak itu, benar keracunan setelah  mengkonsumsi sate? Bupati dengan lantang mengatakan, akan menindak tegas secara hukum terhadap pedagang sate tersebut.

Tindakan tegas dengan memberi sanksi itu, akan menjadi pelajaran bagi para pedagang makanan di mana saja. Makanan yang dijajakan harus dalam kondisi steril dan halal di konsumsi.(*)


Penulis    : Teguh (HMS)
Editor     :  Hery FR

 

KOMENTAR DISQUS :

Top