Sabtu, 20 Oktober 2018 |
Nasional

100 Kambing dan 15 Sapi Disalurkan Gerakan Pramuka ke Somalia dan Kenya

Kamis, 23 Agustus 2018 15:31:42 wib

JAMBIDAILY SOMALIA – Eko Sulistio, Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka saat ini berada di Somalia setelah sebelumnya selama dua minggu membantu korban Gempa di NTB. Eko yang aktif di bidang pengabdian masyarakat dan siaga bencana Kwarnas Gerakan Pramuka ini berada di Somalia dalam rangka program kemanusiaan untuk mendistribusikan bahan makanan dan hewan kurban kepada pengungsi Somalia dan Kenya.
 
“Program kemanusiaan, dalam rangka program kurban dan distribusi bahan makanan. Kambingnya kurang lebih 100. Mungkin 100 lebih sebagaimana hari Tasyrik makin bertambah dari kawan-kawan Indonesia. Sapi kurang lebih 15 ekor,” ujar Eko Sulistio saat dihubungi, Kamis (23/8/2018).
 
Relawan Pramuka ini berada di Somalia dan perbatasan Kenya kurang lebih selama 10 hari. Ia akan mendistribusikan bahan makanan dan hewan kurban kepada mereka yang tengah dilanda kelaparan dan konflik perang saudara.
 
Eko Sulistio menjelaskan, dirinya sudah delapan kali ke Somalia untuk melakukan misi kemanusiaan. Ia mengaku sangat sedih, terlebih mereka masih tinggal di kamp-kamp pengungsian.
 
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka itu dalam misi kemanusiaan. Ia juga meminta Eko Sulistio senantiasa menjaga kesehatan selama berada di Somalia dan perbatasan Kenya.
 
“Kak Eko ini semangat volunterismenya luar biasa. Setelah dari perbatasan Yordania untuk distribusikan bantuan kepada pengungsi Palestina dan Suriah, langsung ke Lombok untuk distribusi bantuan dan buat Pos Bantuan Pramuka Peduli selama dua minggu, dan sekarang di Somalia juga untuk misi kemanusiaan. Kerelawanannya ini patut menjadi teladan generasi muda sekarang,” kata Adhyaksa. 
 
Sebelumnya, sekitar dua minggu, Eko Sulistio berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia memberikan 50 lebih solar cell untuk warga korban gempa di Lombok. Menurut dia, bantuan ini sangat dibutuhkan para korban mengingat banyak listrik yang padam.
 
Eko mengungkapkan, pihaknya juga mendistribusikan sejumlah bantuan lainnya seperti terpal, tenda, dan bahan-bahan makanan. Berbagai bantuan itu diperoleh dari swadaya masyarakat yang disampaikan melalui dirinya.
 
“Kita sudah menyalurkan ribuan paket, berton-ton bahan makanan, terus beratus-ratus tenda, berpuluh-puluh solar cell (listrik tenaga matahari) karena banyak listrik yang tertutup. Kita juga memiliki mobil rescue yang mobile untuk membantu (mendistribusikan) itu semua,” ujar Eko Sulistio.
 
Diketahui, Gerakan Pramuka yang sejak awal sudah terlibat dalam penanganan bencana Lombok tersebut. Sekretaris Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka NTB, Usman TS mengatakan, bantuan untuk bencana gempa di Lombok tidak hanya datang dari Gerakan Pramuka di NTB, tapi juga dari berbagai daerah. Pramuka secara sukarela ikut gotong-royong menyumbangkan tenaga, pikiran, dan materi untuk korban bencana Lombok.
 
"Ini adalah duka bersama bukan hanya masyarakat Lombok, tapi juga seluruh masyarakat Indonesia ikut merasakannya. Karena itu Gerakan Pramuka dari berbagai daerah juga ikut andil dalam membantu penanganan bencana ini," ujar Usman.
 
Usman menyebut, misalnya bantuan datang dari Gerakan Pramuka Jakarta Timur, Pelangkaraya, Balikpapan, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Yogyakarta, Surabaya, Dompu, Sulawesi Tengah, Tanggerang, dan seluruh Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka yang ada di Provinsi NTB, serta bantuan langsung dari Kwarnas Gerakan Pramuka.


Sumber: Kwarnas Gerakan Pramuka

KOMENTAR DISQUS :

Top