Senin, 21 Januari 2019 |
Peristiwa

18 Ribu Pengunjung Berkunjung Ke Taman Budaya Jambi di Sepanjang Tahun 2018

Senin, 07 Januari 2019 12:40:48 wib
Didin Siroz seusai kegiatan Workshop Penulisan Puisi di TBJ beberapa waktu yang lalu/Foto: Ist/Dok.facebook.com

JAMBIDAILY PERISTIWA - Sepanjang tahun 2018 Taman Budaya Jambi (TBJ) UPTD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) provinsi Jambi, berhasil menyedot 18.820 orang pengunjung menyaksikan berbagai kegiatan apresiasi seni dan budaya.

Berdasarkan data yang diterima jambidaily.com (Senin, 07/01/2019) terdapat 80 Sanggar/pelaku seni yang terlibat didukung 1.090 seniman dari 520 kali kegiatan. Dari total pengunjung tersebut terkumpul berupa 34 kali pergelaran (9.200 orang penonton), 2 kali pameran (2.500 orang pengunjung), 3 kali workshop (120 orang peserta), 480 kali pelatihan/seminar/sarasehan/kunjungan (7000 orang latihan), 1 kali festival dan 1 kali dialog.

Jika dibandingkan dengan tahun 2017 terjadi peningkatan 3000-an orang pengunjung yaitu 15.145 orang dari total 249 kali kegiatan yang melibatkan 61 sanggar/pelaku seni dan 926 orang pendukung; dengan rincian 18 kali pergelaran dan 3 kali pameran (8.970 orang penonton), 4 kali workshop (100 orang peserta), 227 kali pelatihan/seminar/sarasehan/kunjungan (6.175 orang latihan) serta 1 kali dialog.

Peningkatan capaian menjadi catatan Didin Sirojuddin,S.sn selaku kepala TBJ karena hal itu akan turut memberikan kontribusi sebagai ukuran nilai kepercayaan masyarakat terhadap peristiwa seni dan budaya di provinsi Jambi agar bertumbunya generasi-generasi yang baru.

"Harapan semua program berjalan dengan lancar, tentunya sesuai yang diamanatkan undang pemajuan kebudayaan pembinaan juga akan berjalan dengan baik karena disitulah tumbuhnya generasi baru yang akan memahami kebudayaan atau seni tradisi Jambi khususnya baik sisi pelestarian maupun pengembangan. Anak-anak sekarang juga tidak bisa dijejali dengan tradisi tapi tradisi bagian dari pelestarian, karya-karya inovasi tentu harus pengembangan dari tradisi," Jelas Didin di kantor TBJ, kawasan Sungai Kambang Telanaipura-kota Jambi.

Terkait rencana di tahun 2019, Didin berharap dapat meningkatkan angka pengunjung ataupun penonton yang menyaksikan kegiatan di TBJ

"Target penonton, harus meningkat lagi di tahun berikutnya jika sekarang 18 ribu, Mudah-mudahan dengan Dana Alokasi Khusus, bisa akan mencapai naik lagi di angka 20 ribu ataupun lebih. Semoga itu bisa dicapai tahun 2019," Ujarnya.

Selain itu terkait gaya hidup generasi milineal di masa kini yang terlihat mulai menipisnya kepedulian terhadap seni dan budaya tradisi karena efek dari serbuan canggihnya teknologi dengan pesat.

"Bagaimana caranya, ya...tentu TBJ sebagai bengkel dan labor kita berupaya melakukan pembinaan melalui workshop berbagai cabang seni. Pada kegiatan itu tidak hanya ditujukan ke para penata namun melibatkan pelajar dan mahasiswa dengan harapan adanya regenerasi penerus pelaku serta penggiat seni di Jambi terutama generasi Milineal, kita lihat pertama Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) itu bisa menjadi patokan, kedua festival bisa dilihat pergerakannya," Tutur Didin.

Menjawab pertanyaan, apakah TBJ mengalami kekurangan tenaga teknis untuk mendukung berbagai kegiatan dan program disana,?

"Oh...Sangat kekurangan orang, kita ada semuanya 18 orang bukan semua PNS namun ada tenaga Honor. Seperti ini, kegiatan Malam Apresiasi Seni Melayu Jambi kita bawa komunitas menjadi tenaga untuk kru panggung. TBJ ini membutuhkan tenaga-tenaga yang berkompeten, betul-betul memahami di bidang kesenian," Ungkap Didin.

 

(Hendry Noesae)

KOMENTAR DISQUS :

Top