Jumat, 20 Juli 2018 |
Peristiwa

3 Hari Hilang di Laut, Warga Tanjabtim Ditemukan Tak Bernyawa

Minggu, 03 Juni 2018 20:12:06 wib

JAMBIDAILY MUARASABAK - Dinyatakan menghilang sejak Jum'at (1/6) sore sekitar pukul 18.00 WIB, Syahril (22) warga RT 03 Dusun I Desa Majelis Hidayah, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), ditemukan sudah tak bernyawa di perairan perbatasan Kuala Tungkal Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dan Tanjabtim, Minggu (3/6) siang kemarin.

Saat ditemukan, kondisi korban dalam keadaan tidak dikenali. Jenazah tiba dikediamannya sekitar pukul 13.52 WIB, yang dibawa oleh tim Pol Airud Kecamatan Kuala Jambi bersama tim Basarnas Provinsi Jambi menggunakan speed boat patroli polisi.

Dari informasi yang didapat dari ibu korban Semah, bahwa Syahril berangkat sendirian ke laut menggunakan pompong sekitar pukul 06.00 WIB Jum'at (1/6) lalu. Namun hingga pukul 19.00 WIB, Syahril tidak kunjung pulang. Sehingga warga memutuskan untuk melakukan pencarian. 

"Saya takutnya anak saya itu (Syahril, red) pompongnya macet atau jatuh ke air, karena anak saya itu tidak bisa berenang," kata ibu korban saat dikonfirmasi di rumahnya, Sabtu (2/6/3018).

Dari pencarian malam itu hasilnya tetap nihil, sehingga warga melanjutkan pencariaan sampai Sabtu (2/6) siang, tapi tidak juga ditemukan. Namun, pompong milik korban dapat ditemukan di laut saat kandas di beting pantai dalam keadaan bocor dan kipas pompong terbelit tali. "Pompongnya ditemukan warga ditengah beting pantai pas air surut," kata Kepala Desa Majelis Hidayah, Toni J.

Dijelaskannya, setelah pompong ditemukan, warga terus melakukan pencarian di laut. Hingga malam, korban juga tak ditemukan. Dan warga pun berhenti melakukan pencarian, dan dilanjutkan Minggu (3/6) pagi kemarin. 

"Kita stop mencari malam Minggu itu. Kita lanjutkan paginya," sebutnya. 

Hingga Minggu (3/6) siang, korban berhasil ditemukan di perairan perbatasan Tanjabbar-Tanjabtim. Siang itu juga korban langsung dibawa pulang ke rumah duka. 

"Awalnya kita ragu, karena wajah korban sudah tidak dikenali. Namun setelah keluarganya melihat, dengan ciri-ciri baju celana dan tanda bekas luka di kakinya, keluarga korban pun mengakui bahwa itu adalah Syahril," jelasnya. 

Kemudian korban langsung dimandikan dan akan segera dikebumikan Minggu (3/6) sore.(*)

Penulis : Hendri R
Editor : Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top