Rabu, 22 November 2017 |
Pendidikan & Teknologi

"Ahamdulillah"...1.228 Guru di Sarolangun Terima Sertifikasi

Selasa, 12 Mei 2015 10:40:08 wib
skema sertifikasi guru/google.co.id

JAMBIDAILY SAROLANGUN-Sebanyak 1.228 guru dan pengawas di Kabupaten Sarolangun yang sudah mendapatkan SK sertifikasi 2015 dari Dirjen kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan akan segera menerima dana tunjangan sertifikasi.

"Ya, berdasarkan SK Dirjen yang telah kita terima dan telah dumumkan ada 1.228 guru yang menerima dana tunjangan sertifikasi, masing-masing guru TK 46 orang, Guru Dikdas dan Pengawas 1.050 orang dan SMA 132 guru,’’papar Kadis Pendidikan Kabupaten Sarolangun, H Lukman melalui kasi kesehjahteraan, Trikora S.Pd, kepada jambidaily.com, Senin (11/05) di ruang kerjanya.

Jumlah guru yang menerima sertifikasi pada tahun ini berkurang dari tahun sebelumnya.

"Pada tahun 2014 sebanyak 1.414, sedangkan tahun ini menurun menjadi 1.228 orang,"tambah Trikora.

Pengurangan jumlah penerima sertifikasi itu, karena ada yang meninggal dunia, pensiun, sakit permanen serta sebagian lagi di cabut sertifikasinya karena tidak memenui persyaratan.

"Secara umum syarat untuk memperoleh dana sertifikasi adalah, orang yang menerima Sertifikasi sehat jasmani, pendidikan minimal S1, memenuhi jam mengajar minimal 24 jam seminggu."

"Sedangkan bagi guru yang tidak menyandang gelar S1 tetap bisa memperoleh dana sertifikasi, dengan catatan umur sudah mencapai 50 tahun dan bekerja minimal 20 tahun. Sedangkan pengawas Dikdas harus mempunyai 10 sekolah binaan dan 60 guru binaan, serta Pengawas SMA harus mempunyai 7 sekolah binaan dan 40 guru binaan,"jelasnya.

Diingatkan Trikora, setiap triwulan penerima dana sertfikasi akan dievaluasi oleh UPTD Pendidikan yanag ada di sepuluh kecamatan.
 
"Kalau memang tak layak kita cabut dana sertifikasinya, makanya kita minta juga peran serta masyarakat untuk mengawasi kinerja para guru, terutama yang telah menerima sertifikasi, sebab dengan adanya dana sertifikasi diharapkan semakin giat bekerja,"ingatnya.

Trikora juga mengungkapkan, dana sertifikasi bukanlah hak setiap guru, tapi merupakan reward bagi guru yang telah bekerja ekstra maskimal.

"Jadi tidak semua guru berhak dapat tunjangan sertifikasi, hanya guru dan pengawas yang telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan,’’ungkapnya.

Disebutkannya, dalam waktu dekat, segera dilakukan pencairan dana tunjangan Sertifikasi Triwulan Pertama Tahun 2015.

"Saat ini para guru dan pengawas yang telah menerima SK Dirjen sedang melengkapi berkas, kalau sudah lengkap segera dicairkan ke rekening pribadi masing-masing. Jika berkas valid, bulan Mei 2015 sudah bisa cair,"pungkasnya.(jambidaily.com/AJI)

KOMENTAR DISQUS :

Top