Kamis, 20 Februari 2020 |
Wisata & Budaya

'Air Terjun Telun Berasap' Menyambut FJM dan SKK Migas, dengan Penuh Warna Pelangi

Kamis, 10 Oktober 2019 15:38:02 wib
Foto: Hendry Noesae/jambidaily.com

JAMBIDAILY KERINCI - Peserta Media Gathering yang tergabung dalam Forum Jurnalis Migas (FJM) bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Jambi (Kamis, 10/10/2019), salah satu rangkaian berwisata alam ke Air Terjun Telun Berasap, kabupaten Kerinci.

Air terjun dengan ketinggian kurang lebih 50 Meter tersebut, bersumber dari sungai-sungai yang berhulu disekitar Gunung Tujuh, dan sumber utama airnya adalah Air Terjun Gunung Tujuh, yaitu air terjun yang mengalir dari bibir Danau Gunung Tujuh yang terdapat di puncak Gunung Tujuh.

Daya tariknya mampu memukau setiap pengunjung, bahkan kejutan yang didapat peserta Media Gathering saat berkunjung terdapat Pelangi nan indah. Momen yang tidak dilewatkan, wartawan berburu foto menarik berlatar air terjun yang berhiaskan pelangi "Wah ada pelangi, lihat warnanya sangat indah," Celetuk Salah satu peserta.

Dari berbagai sumber menerangkan bahwa Air Terjun Telun Berasap dapat dicapai melalui jalur darat yang dapat dimulai dari Kota Jambi atau pun dari Kota Padang. 

Ada tiga alternatif yang dapat dipilih pengujung untuk bisa sampai ke Air Terjun Telun Berasap yaitu pertama perjalanan di mulai dari Kota Jambi ke Sungai Penuh dengan jarak sekitar 500 km dan waktunya tempuhnya sekitar 10 jam. Kedua perjalanan bisa di mulai dari Kota Padang ke Tapan kemudian dilanjutkan ke Sungai Penuh dengan jarak tempuh 278 km dan waktu perjalanan ditempuh kira-kira dengan waktu 7 jam. Ketiga perjalanan dimulai dari Kota Padang Ke Muaralabuh kemudian perjalanan dilanjutkan ke Kersik Tuo dengan jarak 211 km dan dapat dicapai dengan waktu sekitar 5-6 jam. 

Setelah mencapai pintu kawasan objek wisata dilanjutkan dengan berjalan kaki menyelusuri jalan tangga semen yang menurun. Jarak tempuh melalui ratusan anak tangga menuju Air Terjun Telun Bersap yaitu kira-kira 300 meter.

Air Terjun Telun Berasap menawarkan panorama alam yang asri. Masyarakat setempat memberikan nama telun berasap karena keunikan air terjun tersebut yang selalu diselimuti kabut air yang seolah-olah menyerupai asap putih, akibat derasnya air yang terhempas ke batu dan menguap. Keunikan lain dari Air Terjun Telun Berasap yaitu adanya sebuah goa yang cukup luas di balik air terjun tersebut. Namun karena derasnya Air Terjun Telun Berasap membuat belum ada orang yang menyelusuri goa tersebut secara menyeluruh. Untuk menikmati keunikan dan pemandangan yang disuguhkan oleh Air terjun Telun Berasap wisatawan dapat memilih beberapa cara pertama yaitu dengan menikmati keindahan dari ketinggian disalah satu pondok yang ada disekitar air terjun. Kedua jika wisatawan cukup berani maka wisatawan juga bisa menikmati keunikan dan keindahan air terjun dengan langsung naik ke atas tepatnya dipinggir tebing Air Terjun Telun Berasap.

Melalui pondok yang tersedia dan untuk mendapatkan posisi paling tepat, pengunjung harus menuruni anak tangga. Sesampainya di pondok, pengunjung akan melihat indahnya Air Terjun Telun Berasap dan dinginnya semburan air seperti hujan gerimis.

Seusai menikmati, para peserta media gathering saling bercanda karena tingginya tangga yang dinaiki membutuhkan tenaga ekstra "hayo siapa yang tak kuat dan bercucur keringat," Ujar peserta disambut tawa ceria.

"Jangan lupa ajak keluarga dan jadikan tujuan berlibur rekan-rekan bersama keluarga ke Air Terjun Telun Berasap Khususnya," Ungkap Hendi fresco, selaku koordinator perjalanan.

 

(Hendry Noesae)

 

 

Berita Terkait:

KOMENTAR DISQUS :

Top