Selasa, 19 Juni 2018 |
Advetorial

Akhirnya...Pembangunan Jalan Khusus Batubara di Jambi, Dimulai

Sabtu, 11 Juli 2015 04:54:15 wib

JAMBIDAILY ADVETORIAL-Setelah lama belum juga terwujud, akhirnya pembangunan jalan khusus (batubara) di Provinsi Jambi dimulai.

Dimulainya pembangunan jalan khusus tersebut ditandai dengan Ground Breaking (Pemancangan) Proyek Pembangunan Jalan Khusus Sarolangun – Muaro Jambi – Batanghari serta Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jalan Khusus oleh  Gubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus (HBA), di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Jum’at (10/07) sore.

Jalan khusus tersebut dibangun oleh PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) yang memiliki tambang batubara di Sarolangun.

Gubernur menyatakan bahwa dirinya sangat senang dengan pembangunan jalan khusus tersebut.

"Saya sudah lama menunggu pembangunan ini. Sejak taahun pertama saya menjadi Gubernur Jambi, sudah berkali-kali perusahaan presentasi kepada saya untuk membangun jalan, namun tidak jadi dibangun. Akhirnya, sekarang PT SAS mau membangun jalan khusus. Saya mengucapkan terimakasih kepada PT SAS,” ungkap gubernur.

Gubernur mengatakan, kedepan, jalan khusus yang membentang dari Pauh (Kabupaten Sarolangun) sampai ke Aur Duri (Kota Jambi) tersebut direncanakan akan disambungkan dengan jalan ke Ujung Jabung. Gubernur mengatakan bahwa untuk jangka panjang, jalan khusus tersebut bisa menjadi jalan tol dalam Provinsi Jambi, apalagi dengan jalan yang cukup lebar, atau untuk pembangunan rel kereta api.

Gubernur mengemukakan, Provinsi Jambi perlu menambah jalan untuk pengembangan daerah.
Selanjutnya, gubernur menandatangani prasasti dimulainya pembangunan jalan khusus Sarolangun – Batanghari – Muaro Jambi.

Kepada para wartawan yang mewawancarainya, gubernur menyatakan,”Alhamdulilah, apa yang selama ini kita idam-idamkan, dari tahun pertama saya jadi gubernur, sudah ada pengusaha yang mau membangaun jalan khusus, yakni PT SAS, ini panjangnya 108 Km, dari Sarolangun sampai ke Kota Jambi. Hari ini peletakan batu pertama, pembangunannya sekitar satu tahun lebih. Kita harapkan nanti awal tahun 2016 sudah bisa dimanfaatkan,” ujar gubernur.

“Saya sangat mengharapkan keseriusan perusahaan ini untuk segera mewujudkan pembangunan jalan khusus. Tadi sudah dilaporkan oleh Komisaris Utamanya bahwa lebar jalan 30 meter, dan ini menggembirakan bagi kita kedepan, ini nanti bisa juga menjadi semacam cikal bakal jalan tol dalam Provinsi Jambi yang nanti kedepan merupakan suatu kebutuhan yang mendasar, termasuk juga pembangunan rel kereta api, artinya kita tidak terlalu sulit lagi untuk membangun, walaupun yang membangun terserah, apakah swasta, itu tergantung dari kesepakaan dan persetujuan dari pihak pemerintah.

Kedepan, tidak semuanya dibangun oleh pemerintah, bisa swasta yang membangun. Bagi saya, ini merupakan suatu cikal bakal kedepan untuk dikembangkan. Mudah-mudahan cepat selesai,” tutur gubernur.

Gubernur mengatakan, kalau jalan khusus sudah selesai dibangun, maka jalan umum akan lebih terpellihara dengan baik, karena selama ini angkutan-angkutan berat lewat jalan umum, kedepan bisa diarahkan lewat jalan khusus.

Mewakili Bupati Batanghari, Asisten III Sekda Batanghari, Muhammad Pani, dalam sambutannya pada intinya mengucapkan terimakasih kepada PT SAS atas pembangunan jalan khusus tersebut. “Kalau dibangun menggunakan APBD, mungkin kami tidak mampu,” ungkap Pani.

“Pembukaan jalan ini akan memicu kemajuan daerah kita ini, dan Bungku tidak seperti sekarang lagi, yang agak terisolir,” lanjut Pani.

Pani menghimbau masyarakat Bungku untuk sama-sama mendukung dan membantu pembangunan jalan serta berharap pembangunan jalan berlangsung lancar.

Komisaris Utama PT SAS, Sugiyono, dalam sambutannya menyatakan, pembangunan jalan khusus dari Sarolangun melalui Muaro Jambi dan dari Muaro jambi ke Kota Jambi. Dan, jalan khusus dimaksud melewati 4 kecamatan, 12 desa, dengan lebar 30 Km. “Jalannya lebar karena kendaraan yang kami gunakan bertonase besar dan jalannya 2 jalur,” tutur Sugiyono.

“Insyaallah, langkah kita hari ini bermanfaat bagi masyarakat Provinsi Jambi secara umum,” ujar Sugiyono.

Sugiyono mengatakan, jalan yang dibangun merupakan aspirasi, bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat.

Sugiyono menerangkan, dalam 1 tahun, PT SAS bisa mengangkut 25 juta ton batubara, dan hal tersebut sangat bermanfaat bagi pembangunaa daerah.

Dikatakan oleh Sugiyono, pembangunan jalan khusus ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2016, dan awal tahun 2017 sudah bisa dioperasionalkan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Ir.Sri Sapto Edi, M.TP, dalam laporannya menyampaikan, perusahaan yang membangun jalan khusus tersebut adalah PT Sinar Anugerah Sentosa (SAS), dengan panjang jalan 108 Km dan lebar 30 meter.

Sapto Edi menjelaskan, dari jalan sepanjang 108 Km tersebut, 73 Km berada di wilayah kerja pertambangan PT SAS, sisanya di lokasi perusahaan-perusahaan lainnya.

Dan, jalan khusus dimaksud membentang di 3 kabupaten (Sarolangun, Batanghari, Muaro Jambi) dan 1 kota (Kota Jambi), dengan rincian 41 Km di Kabupaten Sarolangun, 40 Km di Kabupaten Batanghari, 7,3 Km di Kota Jambi, dan sisanya di Kabupaten Muaro Jambi, yang mana di Kota Jambi akan melintasi Simpang Aur Duri – Penyengat Rendah.

Sapto Edi mengatakan, kapasitas batubara PT SAS sebanyak 8 juta metrik ton, dengan masa produksi 19 tahun, dan dengan cadangan dan masa produksi tersebut, 28 truk per hari akan mengangkut batubara yang diproduksi, dengan kapasitas 24 metrik ton per truk.

“Sepanjang jalan khusus, akan dibangun 9 unit jembatan, dengan panjang masing-masing 8 sampai 12 meter. Jalan khusus ini akan memiliki perlintasan 2 titik di jalan nasional, 2 titik di jalan provinsi, dan 7 titik di jalan kabupaten,” urai Sapto Edi.

Dikatakan oleh Sri Sapto Edi, pengangkutan batubara PT SAS yang melalui jalan khusus nantinya membutuhkan 132 orang tenaga kerja. Untuk itu, Sapto Edi mengusulkan agar anak daerah setempat bisa menjadi tenaga kerja tersebut, serta berharap agar truk pengangkutannya menggunakan nomor polisi BH.

Setelah ground breaking dilakukan, gubernur melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalan khusus, yang kemudian diikuti odengan peletakan batu berikutnya oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, H.Cornelis Buston, Danrem 042/Garuda Putih, Kol. Inf. Harianto, Wakapolda Jambi, dan Komisaris Utama PT SAS.(jambidaily.com/HMS/MUS)
 

KOMENTAR DISQUS :

Top