Jumat, 17 Agustus 2018 |
Ekonomi

Ancam Inflasi, Harga Cabai dan Bawang "Zona Merah"

Jumat, 18 Maret 2016 08:55:17 wib
Meily Ika Permata, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi menyerahkan bantuan bibit cabe ke Ketua TP PKK Kota Jambi, Hj Yuliana Fasha didampingi Ketua TPID Kota Jambi, Ir Daru Pratomo

JAMBIDAILY EKONOMI-Cabe dan bawang seakan menjadi ancaman tetap terhadap inflasi di sejumlah daerah/Kota dalam Provinsi Jambi. Hingga memasuki 2016, dua komoditi ini masih perlu mendapat pengendalian Bank Indonesia (BI) bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Seperti yang terpantau di Pasar PU Kecamatan Muara Tembesi, harga dua komoditi tersebut terus merangkak naik.

Kenaikan harga cabai merah yang sebelumnya pada kisaran harga Rp 40 ribu, naik menjadi Rp 60 ribu per kilo.  Begitupun jenis cabai rawit, dari harga Rp 20 ribu menjadi Rp. 40 ribu.

Sedangkan bawang merah dan bawang putih ikut menyumbang kenaikan harga hingga 50 persen. Bawang merah yang biasanya dijual Rp 24 ribu naik Rp 40 ribu.  Begitupun bawang putih, dari harga Rp 20 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilo.

"Cabai dan bawang harganya naik terus bang,"ungkap salah satu warga, Aini kepada jambidaily.com, Kamis 17 Maret 2016.
 
Menghadapi kondisi tersebut, Bank Indonesia (BI) bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus berupaya untuk mengendalikan inflasi, khususnya yang disebabkan oleh jenis tanaman pangan penyumbang inflasi seperti cabai merah dan bawang merah.

Rapat koordinasi High Level Meeting TPID Kota Jambi pada tanggal 10 Februari 2016 lalu telah menyepakati bahwa salah satu Program Kerja TPID Kota Jambi yang akan dilaksanakan pada tahun 2016 ini adalah “Melaksanakan program penanaman cabai dalam polybag bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Jambi untuk mengantisipasi kenaikan permintaan cabai di bulan puasa (Juni 2016)”.

Menindaklanjuti program kerja TPID Kota tersebut, baru ini melaksanakan Sosialisasi Budidaya Tanaman Cabai Merah dan Bawang Merah kepada ibu-ibu Penggerak PKK Kota Jambi sekaligus Serah Terima Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) kepada TP PKK Kota Jambi.

“Untuk mendukung program kerja TPID Kota dalam mengendalikan inflasi di Kota Jambi serta mengantisipasi kenaikan permintaan cabai merah dan bawang merah di bulan Puasa pada bulan Juni 2016, Bank Indonesia memfasilitasi pemberian tanaman cabai merah sebanyak 1.620 polybag dan tanaman bawang merah sebanyak 1.620 polybag kepada TP PKK Kota Jambi” jelas Meily Ika Permata, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi dalam sambutannya. Harapannya dengan pemberian tanaman ini bisa dipanen menjelang dan pada saat bulan puasa dan Idul Fitri untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan mendukung pengendalian harga.

Sementara itu, Ketua TPID Kota Jambi Daru Pratomo dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar para ibu-ibu di Kota Jambi dapat membiasakan menanam cabai merah dan bawang merah di pekarangan masing-masing. Keterbatasan lahan di perkotaan dapat diatasi dengan penanaman menggunakan polybag.

Ketua TP PKK Kota Jambi Yuliana Fasha, mengucapkan terimakasih atas dukungan BI.  Dan berharap pemberian tanaman cabe merah dan bawang merah ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh anggota PKK.

Bukan hanya memanennya saja, namun terus dilanjutkan penanamannya dan dibudidayakan di setiap pekarangan rumah. Bukan hanya itu, kebiasaan baik ini juga diharapkan dapat ditularkan ke lingkungan terdekat.

"Dengan demikian, rumah tangga dapat memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga secara mandiri dan pada akhirnya mempunyai dampak positif yaitu terkendalinya harga cabai merah dan bawang merah,"harap Hj Yuliana.(jambidaily.com/BI/RED)

KOMENTAR DISQUS :

Top