Rabu, 15 Agustus 2018 |
Pendidikan & Teknologi

Asian Agri Bersama Desa Cegah Karlahut Melalui FFVP

Kamis, 02 Juni 2016 00:18:19 wib
Tim Fire & Safety PT.DAS memberi edukasi pemadaman api

JAMBIDAILY PENDIDIKAN-Melakukan upaya pencegahan Kebakaran Lahan dan Hutan terus dilakukan Asian Agri dengan mengajak dan melibatkan masyarakat desa melalui pendidikan dan Program  Desa Bebas Api atau Fire Free Village Program (FFVP).

Pembentukan Program Desa Bebas Api di Desa Lubuk Bernai & Lubuk Awas Kecamatan Batang Asam pada pada 31 Mei 2016,  merupakan wujud nyata komitmen  Asian Agri  mendukung Pilot Project Pengembangan Kelembagaan Pencegahan Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan yang dicanangkan oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution pada 25 Mei 2016 lalu.

"Program Desa Bebas Api / FFVP di Jambi ini diharapkan  dapat menjadi pilot project dari program pemberdayaan masyarakat desa  guna mencegah terjadinya kebakaran lahan, kebun dan hutan di Provinsi Jambi,”ujar Regional Head Asian Agri, Sahrul Hasibuan.

Selain itu dalam waktu dekat perusahaan juga akan membentuk Mandor Api atau Crew Leader yang bertugas memberikan edukasi kepada masyarakat perihal bahaya kebakaran, melakukan pendataan lahan yang berpotensi kebakaran serta memberikan informasi langsung ke kepala desa jika di desanya terjadi kebakaran.

Dalam upaya optimalisasi suksesnya Program Desa Bebas Api di Jambi, maka sebagaimana yang telah dilakukan Asian Agri di Riau, melalui unit bisnisnya PT. Dasa Anugerah Sejati (PT.DAS) akan menunjuk warga desa untuk menjadi Mandor Api (Crew Leader) yang memiliki tugas mengedukasi warga terkait bahaya kebakaran, pendataan lahan yang berpotensi terbakar serta memberikan informasi apabila terjadi kebakaran.

"Dengan adanya crew leader ini diharapkan Program Desa Bebas Api di Jambi dapat sukses dan menjadi pioner desa bebas api di provinsi Jambi,” ujar tambah Zulbahri, Manager Sustainability Asian Agri.

Menurut Zulbahri, pada tahun 2016, Asian Agri sudah menggandeng delapan desa yang ikut dalam Program FFVP, yakni enam desa  di Riau dan dua desa di Jambi, dimana dari setiap desa peserta Program Desa Bebas Api yang berhasil menjaga desanya bebas api selama setahun penuh akan mendapatkan reward dari perushaan masing-masing seratus juta perdesa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Tanjabar, Ir. H. Erwin,  menyambut baik pencanangan desa bebas api yang dilakukan PT.DAS guna antisipasi kebakaran di Jambi, khususnya kebakaran hutan.   

“Kabupaten Tanjabar memiliki kawasan hutan  seluas 241.388 ha atau 48% dari total luas teritorial Kab Tanjabar. Dengan adanya PT. DAS yang mempelopori desa sekitar dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan merupakan tindakan yang benar karena penanggulangan kebakaran jauh lebih mahal dan sulit dari pada pencegahannya. Jadi upaya-upaya pencegahan seperti ini seharusnya kita dukung bersama,” ujarnya.

Sedangkan, Fadli Widjaya, Camat Batang Asam, mengucapkan terima kasih atas prakarsa dari PT DAS untuk memulai langkah awal dengan mengajak desa  dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan disekitarnya.

Seperti sudah kita alami Tahun 2015, akibat kebakaran berdampak kepada kesehatan masyarakat, kerusakan lingkungan bahkan negara lain ikut mendapatkan dampaknya.

Adanya pihak swasta dalam hal ini PT. DAS membentuk program desa bebas api yang menggandeng desa guna mencegah terjadinya karlahut tentulah suatu inisiatif yang baik dan patut diapresiasi dan kita dukung bersama, karena program ini bermanfaat untuk mencegah terjadinya kabakaran.

"Pada kesempatan ini, saya juga menghimbau kepada seluruh kepala desa agar berperan aktif dalam Forum Komunikasi Musyawarah Pimpinan Daerah (Fokomuspida) sehingga informasi kebakaran sekecil apapun dapat ditanggapi cepat dan tuntas sehingga kejadian tahun 2015 tidak terulang kembali,”himbau Fadli.

Acara sosialisasi ini dihadiri sekitar 50 orang diantaranya, Camat Batang Asam, Fadli Wijaya beserta 11 Kepala Desa yang ada di Kecamatan Batang Asam, Kadishut Tanjabar, Ir.H.Erwin,  Perwakilan BPBK (Badan Penanggulangan Bencana & Kebakaran) kab. Tanjabar, M. Silaban,  Perwakilan Polsek Tungkal Ulu, Aipda Iswantoro, Perwakilan Danramil Tungkal Ulu, Juhendri, Wakil Ketua Gapki Jambi, Hartanto, Perwakilan Perusahaan Swasta se-Kecamatan Batang Asam serta  jajaran Manajemen Asian Agri, dalam hal ini dihadiri langsung oleh Regional Head Asian Agri Jambi, Sahrul Hasibuan; Group Manager PT.DAS, Alison Marbun, Manager Estate Jambi, Dicky Setiawan.

Pada kesempatan diperlihatkan secara langsung simulasi pemadaman api yang dilakukan oleh Tim Fire & Safety PT.DAS. yang menunjukkan kesiapan  perusahaan dalam rangka antisipasi terjadinya karlahut.(jambidaily.com/Rilis)

KOMENTAR DISQUS :

Top