Minggu, 23 September 2018 |
Peristiwa

Atasi Konflik Tabir, Ini Langkah Bupati Merangin bersama Kapolda Jambi

Minggu, 28 Agustus 2016 21:08:25 wib
Bupati Merangin H Al Haris bersama Kapolda Jambi Brigjen Pol Yazid Fanani mendatangi Tabir

JAMBIDAILY PERISTIWA-Bupati Merangin H Al Haris bersama Sekda H Sibawaihi, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Budiawan Basuki, Kapolres Merangin AKBP Munggaran mendampingi Kapolda Jambi Brigjen Pol Yazid Fanani menyelesaikan konflik Tabir.

Baca Juga : Breaking News; Polsek Tabir Dibakar Massa

Setelah meninjau gedung komplek Polsek Tabir yang dibakar massa pada Sabtu (27/8) malam di Rantau Panjang Tabir, bupati, Kapolda dan rombongan menuju Aula Kantor Camat Tabir untuk audensi dengan tokoh masyarakat Tabir.

"Kita sudah lakukan audensi dengan para tokoh masyarkat Tabir, guna menampung berbagai aspirasi untuk menuntaskan konflik Tabir. Alhamdulillah semua berlangsung lancar,’’ujar Bupati, Minggu 28 Agustus 2016.

Bupati yang saat pertemuan itu langsung tampil sebagai moderator merasa lega, karena dari dialog yang dilakukan dengan Kapolda, pada dasarnya masyarakat Tabir yang agamis tidak menghendaki terjadinya pembakaran aset negara (Polsek-red) tersebut.

Para tokoh masyarakat juga sangat menyayangkan hal itu terjadi, sehigga bangunan tua Polsek Tabir itu jadi hancur berantakan.

‘’Kalau sudah hancur begini tentu yang rugi juga masyarkat,’’terang Bupati.

Sebab mestinya pemerintah membangun drainase di Tabir, kini jadi dialihkan membangun gedung Kapolsek Tabir baru. Agar Polsek Tabir tetap bisa melakukan aktivitas dalam melayani masyarakat, bupati akan mencari lokasi sementara.

‘’Saya sudah peritahkan Pak Camat untuk mencari tempat sementara untuk Polsek Tabir, bisa saja nanti jika Gedung Polsek Tabir tidak memungkinkan untuk ditempati, dicari rumah warga yang bisa dijadikan Polsek Tabir sementara,’’terang Bupati.

Sementara itu Kapolda minta kepada seluruh masyarakat Tabir untuk tetap tenang dan menciptakan suasana kembali kondusif.

‘’Mari kita samakan persepsi dengan nyata. Cari solusi yang terbaik dan tepat tuntaskan konflik Tabir ini,’’ujar Kapolda.

Sekedar mengingat, pada Sabtu (27/8) malam ribuan masyarakat dari berbagai penjuru Tabir, mendatangi Mapolsek Tabir. Masyarakat marah karena kabarnya ada warga yang ditangkap gara-gara aksi penambangan emas tanpa izin (PETI).

Emosi warga tak terbendung, conon yang ditangkap Polisi itu seorang ibu yang melakukan pendulangan emas hanya untuk ‘sesuap nasi’. Kondisi itu membuat amarah warga berkobar, sehingga pembakaran Mapolsek Tabir tak terbendung.(*)


Penulis   : Teguh
Editor     : Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top