Kamis, 27 Juni 2019 |
Suaro Wargo

Badriyatul Muniroh: Media Sosial Pemicu “Cyber Bullying”

Minggu, 20 Mei 2018 04:03:56 wib
ilustrasi/hipwee.com

JAMBIDAILY SUARO WARGO - Media sosial adalah sarana yang digunakan oleh orang-orang untuk berinteraksi satu sama lain yang digunakan oleh orang-orang untuk berinterkasi satu sama lain dengan menciptakan,berbagial serta bertukar informasi dan gagasan dalam sebuah jaringan dn komunitas virtual (Mcgraw Hill Dictionary).

Media sosial merupakan media yang sangat populer dikalangan anak-anak maupun orang dewasa. Dimedia sosial kita bisa mempromosikan produk yang kita tawarkan karna luasnya jejaring sosial, ajang perbanyak pertemanan, sebagai media komunikasi agar mempermudah untuk berinteraksi ataupun berkomunikasi dengan teman-teman atau kerabat terdekat dan tempat mencari berbagai informasi yang diinginkan.

Namun media sosial juga bisa berdampak buruk bagi para pengguna, medsos juga bisa membuat kehidupan orang lain berubah dan salah satu dampak dari sosial media itu adalah Cyber Bulyying.

Dijaman sekarang anak bisa dengan mudah melakukan apa saja dimedia sosial sesuai kemauan mereka, seperti sekarang anak-anak ataupun orang dewasa bisa dengan mudah membuat akun media sosial, namun tak jarang media sosial seringkali disalah gunakan oleh pengguna. 

Sebagai contoh Instagram, instagram menjadi media sosial yang paling sering digunakan untuk cyber bullying, seperti contoh cyber bullying yang dimaksud dalam hal ini mencakup komentar negatif, komentar pedas, ejekan, olokan, celaan, mengirim pesan yang tidak sopan dan kasar.

Alasan pelaku melakukan cyber bullying

  • Tidak suka dengan postingan yang diupload korban karena menurut mereka tidak menarik dan tidak sopan, 
  • Adanya rasa iri karna pelaku merasa tidak mampu, 
  • Haus kekuasaan dan merasa dirinya hebat,
  • Ingin membalas dendam lantaran sakit hati. 

Tentunya komentar pedas itu tidak menutup kemungkinan akan berdampak negatif pada korban, korban merasa tertekan, ketakutan, kecemasan dan bisa juga terjadi depresi panjang karena kesehatan mental korban cyber bulying terganggu dan tidak cuma itu korban juga bisa melakukan hal yang lebih buruk yaitu dengan bunuh diri. 

Sebagai contoh korban cyber bullying "Kematian Yoga Cahyadi (36), yang melakukan tindakan nekat dengan menabrakan dirinya kekereta api di yogyakarta pada sabtu 26 Mei diduga karena tekanan dan hujatan akibat gagalnya acara musik Locstock Fest 2. Tindakan Cyber Bullying ini harus dilawan agar tidak ada terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Ada juga solusi agar kita tidak perlu memikirkan Cyber Bullying dan tidak menjadikan itu sebagai beban hidup dengan cara:

1. Ceritakan kepada keluarga atau orang terdekat
Disini peran keluarga sangat penting jika anak menjadi korban cyber bullying, Keluarga harus peduli terhadap anaknya jika terjadi cyber bullying, orang tua harus menjaga, memberi semangat dan memberi dukungan penuh terhadap anak.

2. Jangan pernah Merespon
Jangan merespon aksi pelaku agar mereka tidak lantas merasa dipedulikan. Jangan pernah membalas aksi pelaku karena dengan Membalas apa yang dilakukan pelaku cyber bullying malah akan membawa korban baru lagi.

3. Putuskan Komunikasi
Putuskan komunikasi dengan pelaku dengan cara blok pertemanan dengan pelaku, dengan begitu mereka tidak akan dapat menyerang lagi dan kemungkinan tidak akan melakukan Cyber Bullying kembali.

 

Cara mencegah agar cyber bullying tidak terjadi:

1. Tidak memiliki akun sosial media
Dijaman sekarang memang mustahil jika anak-anak atau orang dewasa tidak mempunyai sosial media,tapi tahukah kalian tidak mempunyai sosial media justru mempunyai dampak yang positif. kita tidak tergantung kepada sosial media,kita lebih dekat dengan keluarga, rajin belajar dan pasti cyber bullying tidak akan terjadi

2. Jangan mengupload foto yang tidak sopan atau tidak sewajarnya
Setiap orang pasti ingin menjadi pusat perhatian dan dipuji, tetapi jangan sampai keinginan itu malah menjadikan kita menjadi korban cyber bullying , jangan sampai pengguna mengupload foto yang tidak sopan atau senonoh karena pasti tidak semua orang berkomentar baik justru malah banyak orang berkomentar pedas seperti mengejek,memaki-maki dll.

3. Jangan memposting tulisan yang tidak sopan dan membuat orang merasa terganggu
Kebanyakan di sosial media orang yang ada masalah langsung mencurahkan perasaannya lewat media sosial, tetapi jangan sampai tulisan itu berisi kata-kata yang tidak sopan atau kasar karena justru itu akan mendapat bully-an.

4.  Jangan pernah pamer dan sombong dengan segala yang kita punya
Tidak jarang di media sosial pengguna memposting apa yang sedang dia lakukan, apa yang dia kenakan dll. Tapi tahukah anda aksi pamer dan sombong tersebut justru akan membuat orang tidak senang karena kepameran kita dan kesombongan kita dan tidak menutup kemungkinan Cyber Bullying pun terjadi.

Saran
Menurut saya Media sosial sangat banyak sekali manfaatnya tergantung pengguna menggunakannya dengan baik atau tidak, jangan menjadikan media sosial malah membunuhmu karena dengan media sosial kita juga bisa mempererat hubungan antar sesama, kerabat yang jauh dll. Jadi sangat disayangkan jika media sosial disalah gunakan.

 

...

Ditulis Oleh:
Nama: Badriyatul Muniroh
Mahasiswi Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Jurusan Pendidikan Matematika 

 

 

 

*isi/sumber/referensi dari Artikel sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis

KOMENTAR DISQUS :

Top