Rabu, 20 Juni 2018 |
Kesehatan & Olahraga

Bahaya Berhubungan Seks di Kamar Mandi

Senin, 04 September 2017 07:42:00 wib
capture/Photo: guesehat.com

JAMBIDAILY INTIM, Kesehatan - Bagi sebagian pasangan yang sudah bosan melakukan hubungan seks di kamar tidur, biasanya mereka akan mencari tempat baru agar suasana bercinta menjadi panas kembali. Beberapa tempat yang sering dijadikan pilihan adalah kamar mandi, kolam renang, ataupun alam terbuka.

Menurut mereka, ada sensasi lain apabila bercinta dengan dikelilingi banyak air. Selain itu, suasana bercinta pun menjadi lebih eksotis dan romantis. Tapi, tempat-tempat yang seperti itu ternyata bisa menimbulkan bahaya bagi Kamu dan pasangan, lho! Sehingga Kamu harus mempertimbangkan fantasi liarmu itu. Berikut penjelasannya.
 

Seks akan terasa lebih sakit

Mungkin Kamu akan mengira bahwa seks bersama pasangan di dalam air akan membuat penetrasi lebih nikmat dan mudah. Nyatanya, air justru bisa menghilangkan pelumas alami yang dihasilkan oleh vagina, lho! Padahal, cairan dari vagina berfungsi sebagai pelumas.

Alhasil, bagian dalam vagina akan menjadi kering karena air bersifat kesat dan akan berbeda dengan pelumas alami vagina yang lebih licin. Gesekan pada saat penetrasi di dalam air pun akan terasa lebih menyakitkan bagi Kamu dan pasangan.

Untuk menghindari luka dan iritasi, hindari penetrasi yang terlalu cepat atau keras. Dan gunakan bantuan pelumas seks yang berbahan dasar gel, agar area vagina tidak terlalu kesat. Selain itu, pilihlah pelumas dengan kualitas tahan air.

 
Kerja kondom kurang ampuh

Apabila Kamu dan pasangan sedang berencana menunda kehamilan, sebaiknya hindari melakukan seks di kamar mandi atau kolam. Pasalnya, berhubungan intim di bawah air berpeluang membuat Kamu hamil. Ini dikarenakan kerja kondom menjadi kurang efektif di dalam air. Kondom yang digunakan mudah lepas atau tergelincir air, sehingga tanpa disadari pasangan bisa berejakulasi di dalam atau dekat dengan vagina.  

Selain itu, menurut dr. Karen Elizabeth Boyle, spesialis urologi, memaparkan bahwa melakukan hubungan seks di dalam kolam renang atau kolam air hangat berisiko terkontaminasi zat kimia yang bisa merusak kondom. Air biasanya sudah mengandung klorin, yang bisa membuat kondom berbahan lateks lebih rentan sobek. Faktor lain yang menyebabkan kondom bekerja kurang efektif adalah sobeknya kondom akibat gesekan dengan vagina yang terlalu kering.
 

Penularan penyakit kelamin berisiko lebih tinggi

Bukan hanya dengan bergonta-ganti pasangan saja, namun melakukan seks di kamar mandi dan kolam renang bisa menimbulkan luka akibat gesekan yang kering pada penis dan vagina. Dan, luka yang terbuka pada alat kelamin akan meningkatkan risiko penularan penyakit seks menular. Ini karena air tidak akan membasuh atau membersihkan area penis dan vagina dari bakteri penyebab penyakit kelamin, seperti klamidia, herpes, hingga HIV.
 

Infeksi bakteri

Melakukan hubungan seksual di kamar mandi atau kolam akan meningkatkan risiko infeksi bakteri pada penis dan vagina. Ini karena kamar mandi dan kolam digunakan bersama-sama, sehingga rentan menjadi sarang bakteri dan kuman. Karenanya, melakukan seks di kamar mandi kurang higienis bagi organ intim. Selain itu, kadar pH di kamar mandi dan kolam dapat mengacaukan keseimbangan pH di area organ intim. Sehingga dapat berisiko memicu bakteri jahat, terutama pada vagina.
 

Cedera

Selain bahaya untuk area organ intim, melakukan seks di kamar mandi dan kolam renang akan berisiko cedera. Ini karena lantai kamar mandi serta dasar kolam renang licin, sehingga Kamu atau pasangan bisa tergelincir ketika melakukan hubungan seks. Usahakan untuk mencari pegangan yang kuat dan antiselip, agar Kamu dan pasangan bisa menjaga keseimbangan. Selain itu, ruang gerak untuk Kamu dan pasangan harus cukup luas supaya bisa mengeksplor gaya bercinta yang lebih eksotis dan romantis.

Sebelum Kamu memenuhi fantasi seks di kamar mandi atau kolam renang, tak ada salahnya untuk berkomunikasi terlebih dahulu dengan pasanganmu ya, Gengs. Jangan sampai, Kamu atau pasangan malah merasa tidak nyaman yang justru membuat hubungan seks menjadi tidak nikmat dan menyenangkan.


(Sumber: guesehat.com)

KOMENTAR DISQUS :

Top