Rabu, 15 Agustus 2018 |
Ekonomi

Banjir Bandang, Petani Mersam Tak Bisa Jual Buah Sawit

Minggu, 13 Maret 2016 22:27:40 wib
Angkutan sawit warga terhenti karena jembatan nyaris putus

JAMBIDAILY EKONOMI-Sejumlah petani sawit di Desa Belanti Jaya dan Tapa Sari Kecamatan Mersam terpaksa tidak dapat menjual hasil panen buah sawit, karena akses angkutan terputus.

Hasil panen sawit warga Desa Belanti Jaya dan Tapa Sari tidak dapat dijual keluar desa,"jelas Sekdes Bukit Harapan, Rizal, Minggu (13/03) kepada jambidaily.com, Minggu (13/03).

Lumpuhnya akses angkutan buah sawit milik warga tersebut, karena jembatan penghubung antara Desa Harapan, Desa Tapa Sari, dan Desa Belanti Jaya Kecamatan Mersam Kabupaten rusak berat, akibat dihantam banjir bandang, pada Minggu dinihari  (13/03).

Jembatan yang berada di RT 03 Desa Bukit Harapan itu nyaris putus dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat untuk mengangkut buah sawit keluar desa dan kegiatan perekonomian lainnya.

"Tidak bisa dilewati mobil.  Sekitar 6 meter kiri kanan pangkal jembatan terjadi longsor hingga berlobang. Kegiatan ekonomi masyarakat lumpuh, jelas Rizal.

Beruntung warga memiliki kesadaran melakukan gotong royong untuk memperbaiki sementara, meski hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

"Kami terpaksa bikin jembatan untuk motor.  Kalau gak, kita gak bisa aktifitas sama sekali.  Warga berharap Pemkab Batanghari segera memperbaiki kerusakan jembatan tersebut,"tutur Rizal.(jambidaily.com/RED)

KOMENTAR DISQUS :

Top