Kamis, 15 November 2018 |
Hukum

Bejat, Lelaki ini Didakwa Lakukan Perbuatan Cabul Pada Anak Tuna Grahita

Kamis, 01 November 2018 18:39:47 wib
ilustrasi/google.co.id

JAMBIDAILY HUKUM - Mungkin tak banyak kata yang bisa kita gambarkan kecuali kata-kata bejat, karena Anak dibawah umur bahkan memiliki keterbatasan fungsi intelektual atau tuna grahita 'RS' (15) ini mendapat tindak kekerasan seksual dari lelaki berinisial 'D'.

RS ialah warga di Kelurahan payo Selincah kota Jambi dan 'D' juga di wilayah yang sama, berdasarkan data yang diterima jambidaily.com (Kamis,01/11/2018) dari surat tanda penerimaan laporan dari kepolisian republik Indonesia Resort kota Jambi (Polresta) Nomor: STPL/B/150/II/2018/SPKT III/Resta Jambi, tertanggal 10 Februari 2018.

Bahwa pelaku adalah seorang Perangkat Rukun Tetangga (RT), adapun kronologisnya pada hari Sabtu 10 Februari 2018 sekira pukul 14.00 wib pelapor diberitahukan oleh seorang saksi terkait Perbuatan Pelaku. Setelah mendengar keterangan Saksi, Maka Ertilina melakukan pelaporan ke Polresta Jambi.

Laporan diatas pernah dihentikan karena dianggap tidak cukup bukti, pada tanggal 20 April 2018, Bernomor: B/562/IV/2018/Reskrim, Perihal surat pemberitahuan perkembangan penyelidikan, yang berisi: 

1. Rujukan:

  • Laporan Ertilina yang Bernomor LP/B-115/II/2018/SPKT III/Polresta Jambi tanggal 10 Februari 2018 tentang dugaan tindak pidana perbuatan cabul sebagaimana dimaksud dengan rumusan pasal 82 UU RI No.35 tahun 2014 perubahan atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak di wilayah hukum Polresta Jambi.
  • Surat Pernyataan cabut laporan

2. Sehubungan dengan rujukan tersebut diatas, bersama ini kami beritahukan bahwa laporan saudari di Polresta jambi kami hentikan dikarenakan setelah kami lakukan penyelidikan perkara ini belum cukup bukti.

Tetapi hingga berita dilansir, jambidaily belum melakukan konfirmasi kepada pihak terkait dalam hal ini adalah Pihak Polresta Jambi.

Dalam perkembangannya Kasus kembali dilanjutkan, dan saat ini sedang berlangsung proses sidang di Pengadilan Negeri Jambi yang akan memasuki sidang putusan.

"Penuh perjuangan kasus ini bang, Untunglah ada tetangganya yang benar-benar membantu untuk menuntut keadilan atas peristiwa ini. Kawan Tetangga tersebut adalah seorang pengacara yang akhirnya menjadi kuasa hukum korban," Ungkap Narasumber jambidaily.com yang enggan namanya diketahui publik.

"Korban juga dari keluarga yang kurang mampu, mereka hanya mengontrak dan saat ini tidak lagi tinggal di alamat itu, mereka telah berpindah ke kontrakan lain," Pungkasnya.

 

(Hendry Noesae) 

KOMENTAR DISQUS :

Top