Selasa, 19 Februari 2019 |
Kesehatan & Olahraga

Belut, Hewan Licin dengan Sejuta Manfaat

Kamis, 10 Desember 2015 14:55:05 wib
Belut. (U-Report)

JAMBIDAILY KESEHATAN-Belut merupakan salah satu hewan yang dianggap menjijikkan. Hal ini disebabkan, karena hewan yang masuk dalam kategori ikan tersebut memiliki tekstur yang licin, dengan sirip ekor yang memanjang dan tidak memiliki tulang rusuk, serta berwarna cokelat kehitaman sehingga menyerupai ular.

Dengan demikian, banyak orang yang merasa geli untuk memegang apalagi mengonsumsinya. Di Indonesia sendiri terdapat tiga jenis belut, yaitu belut rawa, belut sawah dan belut yang bermata sangat kecil.

Belut sawah merupakan tipe belut yang sangat familiar dan termasuk yang paling banyak dikonsumsi. Sedangkan belut rawa jumlahnya sangat terbatas dan kurang familiar di kalangan masyarakat.

Belut tidak hanya hidup di sawah, rawa maupun kali. Kini telah banyak industri yang melirik belut untuk dibudidayakan. Dan sebagian besar budidaya belut ditujukan untuk keperluan konsumsi.

Hal ini tidak mengherankan, karena ternyata belut memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi dan baik untuk kesehatan. Belut mengandung 303 kilo kalori per 100 gram daging. Bahkan kandungan yang terdapat pada belut jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan telur atau setara dengan daging sapi.

Tidak hanya itu saja, ada beberapa kandungan lainnya yang terdapat pada belut. Berikut penjelasannya.

1. Protein

Daging belut ternyata memliki kandungan protein yang lebih tinggi bila dari telur atau setara dengan kandungan protein pada daging sapi yaitu sebesar 18,4 g/100 gram.

2. Leusin

Kandungan leusin yang terdapat pada belut berperan dalam perombakan dan pembentukan protein otot.

3. Arginin

Kandungan arginin atau asam amino non esensial yang terdapat pada belut dapat merubah hormon perkembangan manusia yang biasa disebut dengan human growth hormone (HGH). Selain itu, berdasarkan hasil uji laboratorium diketahui bahwa arginin efektif untuk menghalangi pertumbuhan sel kanker payudara.

4. Zat Besi

Zat besi merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Dan ternyata daging belut mengandung 20 mg/100 gram zat besi. Kandungan ini bahkan lebih tinggi bila dibandingkan dengan kandungan zat besi yang terdapat pada telur atau daging sapi.

5. Fosfor

Belut memiliki kandungan fosfor yang nilainya dua kali lipat dibandingkan pada telur. Fosfor sangat diperlukan oleh tubuh untuk mengimbangi kalsium dalam pembentukan tulang.

6. Kaya Vitamin

Daging belut sangat kaya dengan vitamin, salah satunya adalah vitamin A dan B. Kandungan vitamin A yang terdapat pada belut juga cukup tinggi yaitu 1.600 SI per 100 gram sehingga sangat baik untuk pemeliharaan sel epitel. Sementara vitamin B yang terdapat pada belut juga bermanfaat sebagai kofaktor dari satu enzim, sehingga enzim tersebut dapat berperan normal dalam sistem metabolisme badan.

Efek Samping Daging Belut

Disamping banyaknya manfaat yang terdapat pada daging belut, namun ternyata juga terdapat efek sampingnya. Belut juga memiliki kadar lemak yang tinggi, dimana kandungan lemak yang terdapat pada belut bahkan hampir setara dengan lemak pada daging babi yaitu sebesar 28g/100 gr.

Oleh sebab itu menurut publikasi yang dikeluarkan oleh Singapore General Hospital, belut termasuk jenis makanan berkolesterol tinggi. Sehingga harus diwaspadai jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih.

Cara Pengolahan Daging Belut Yang Sehat

Daging belut memang memiliki kandungan asam lemak dan kadar kolesterol yang tinggi, oleh sebab itu disarankan untuk mengkonsumsi belut dengan cara dipanggang. Sehingga dapat memperkecil resiko karena lemak yang terkandung pada belut akan mencair dan menyebabkan kadar lemak berkurang.

Berbeda halnya dengan pengolahan belut dengan cara digoreng. Belut yang diolah dengan cara digoreng dapat membuat minyak yang ada pada belut bertambah. Karena kadar lemak yang terdapat pada daging belut tidak mencair secara sempurna.(*)

http://palingyunik.blogspot.co.id

KOMENTAR DISQUS :

Top