Minggu, 21 April 2019 |
Kesehatan & Olahraga

Benarkah Keseringan Bercinta Bikin Miss V Makin Longgar?

Kamis, 11 April 2019 06:01:27 wib
Miss V merenggang saat mendapat rangsang seksual (Foto: thinkstock)

JAMBIDAILY INTIM, Kesehatan - Sering kita dengar, semakin sering seorang wanita berhubungan intim, maka lubang vaginanya akan semakin longgar. Beberapa pria menyebutnya sebagai suatu hal yang tidak menarik secara seksual. Mitos atau fakta?

Menurut Alyssa Dweck, MD, ahli obstetri dan ginekologi di Westchester, New York dan rekan penulis buku The Complete A to Z for your V, vagina tidak mungkin longgar dari berhubungan intim, kecuali melakukan praktek bercinta yang tidak biasa.

"Vagina merupakan area yang sangat kaya akan saraf dan suplai darah, sehingga berhubungan intim saja tidak akan menyebabkan peregangan permanen, walau vagina memang meregang dalam waktu tertentu," jelas Dweck dikutip dari Health.com.

Vagina meregang pada saat-saat tertentu, misalnya saat seorang wanita sedang terangsang. Vagina secara alamiah akan terlubrikasi dan melebar agar penis dapat masuk. Begitu masa rangsangan ini selesai, vagina akan kembali ke bentuk semula. 

Dr Dweck menyebutkan, alasan lain yang dapat menyebabkan vagina longgar adalah melahirkan secara normal melalui liang vagina. Persalinan dapat membuat lubang serta liang vagina melebar, apalagi jika ada instrumen seperti gunting atau alat vakum digunakan. 

"Bayi dengan berat 4,5 kilogram bisa saja melewati vagina, dan walaupun tidak akan kembali 100 persen sama setelahnya, setidaknya (vagina) bisa kembali hampir normal," imbuh Dr Dweck.

Fakta lainnya adalah, walaupun vagina sudah melebar karena hal tersebut, jika seorang wanita tidak melakukan seks dalam waktu yang lama liang vagina bisa menyusut dan kembali kencang. Wanita yang menopause, karena penurunan produksi estrogen juga mengalami hal tersebut.

Maka bisa disimpulkan bahwa hal ini adalah mitos. Kalaupun seorang pria mengatakan ia bisa membedakan apakah seorang wanita pernah melahirkan atau masih perawan, Dr Dweck mengatakan kemungkinan besar pria tersebut memiliki ukuran penis yang kecil.


(frp/up)/health.detik.com

KOMENTAR DISQUS :

Top