Minggu, 23 September 2018 |
Peristiwa

Berbuat Mesum, Dua Pasang Remaja Digrebek Massa

Selasa, 22 Desember 2015 20:35:53 wib
Pasangan mesum Digrebek warga

JAMBIDAILY PERISTIWA-Melakukan perbuatan mesum, dua pasangan remaja digrebek warga  Desa Serasah Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari, Selasa (22/12).

Dua pasang sejoli tersebut, Eh(16) warga Riau dan Lg(16) warga Jembatan Gantung Muara Bulian, IN (17) warga Muara Bulian dan RM (20) Warga Desa Serasah.

Empat remaja ini digrebek warga, di Kediaman RM RT 01 Desa Serasah Kecamatan Pemayung, karena pasangan tersebut telah menginap dirumah RM.

Menurut salah satu warga, Anton, menyebutkan, penggerebekkan atas dua pasangan sejoli itu, karena mereka telah berkumpul di rumah RM sejak senin sore (21/12).

Kondisi tersebut membuat kecurigaan warga sekitar akhirnya warga mendobrak rumah RM dan menangkap dua pasang kekasih yang telah berbuat mesum.

"Kami telah menangkap dua pasang remaja, yang telah berbuat mesum di kampung kami. Kami mengintai dari malam, dikira tidak mengulang lagi, ternyata pagi hari masih mengulang lagi lalu kami tangkap dan Kami serahkan ke pihka Polsek Pemayung,"tegas Anton.

LG 16 (pelaku-red), saat di interogasi petugas Mapolsek Pemayung, mengakui perbuatannya terhadap EH (16) telah melakukan hubungan badan layaknya Suami Istri.

Begitupun IN (17) mengakui dirinya melakukan perbuatan mesum terhadap RM (20). Kedua remaja lelaki ini mengakui bahwa mereka pasangan kekasih.

Kapolsek Pemayung IPTU Heri Triyanto, melalui Kanit Reskrim AIPDA Medhi Candra, membenarkan adanya penangkapan dua pasang remaja pelaku mesum di Desa Serasah.

"Kita telah mengamankan dua pasang kekasih.  Pengamanan dua pelaku mesum itu untuk menghindari  amukan masa. Setelah dilakukan pemeriksaan tiga orang diantaranya, yakni IN, EH, dan LG merupakan anak dibawah umur, dan satu diantaranya RM berusia (20 th),"terang Kanit Reskrim.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak kepolisian akan memanggil orang tua ke empat pelaku.

"Selanjutnya akan diserahkan kepada pemerintah Desa Serasah untuk dilakukan proses selanjutnya menurut adat desa setempat,"pungkasnya.(jambidaily.com/RED)

KOMENTAR DISQUS :

Top