Sabtu, 17 November 2018 |
Politik

Berhembus Dugaan Sering Tanya Honor, Puluhan Ketua RT di Kampung Laut Diberhentikan

Minggu, 21 Oktober 2018 16:02:25 wib

JAMBIDAILY TANJABTIM-Karena sering mempertanyakan dan mempersoalkan honor yang tidak dibayar, puluhan Ketua RT di Kelurahan Kampung Laut, Kecamatan Kuala Jambi, diberhentikan oleh Kelurahan.

 

Hal itu diungkapkan Hamid mantan ketua RT 01 Kelurahan Kampung Laut mengatakan, persoalan honor di Kelurahan Kampung Laut sering sekali menunggak dan tidak dibayarkan secara penuh. Menurutnya, permasalahan honor ini yang membuat dirinya diberhentikan jadi Ketua RT.

 

"Dengan saya sering menanyakan masalah honor akhirnya, saya diberhentikan. Honor saya seharusnya jalan 9 bulan tapi yang saya terima hanya 4 bulan,"katanya kemarin.

 

Anehnya lagi lanjutnya, pemberian honor RT dan RW di Kelurahan Kampung Laut ini, bervariasi harusnya diterima tiga bulan, tapi dibayarkan ada yang satu bulan dan ada yang menerima dua bulan.

 

"Saya sekarang sudah diberhentikan terhitung bulan september 2018 tadi, saya diberhentikan itu honor saya 5 bulan belum ada dibayar katanya (Lurah) nanti kalau duit itu dicairkan camat saya bayar begitu katanya,"bebernya.

 

Hal sama disampaikan mantan Ketua RT 03 Ibu Salbiah yang juga telah diberhentikan oleh Lurah dikarenakan, seringnya mempermasalahkan honor yang kerap tidak dibayar secara utuh ia pun diberhentikan sepihak tanpa ada surat pemberhentian.

 

"Saya diberhentikan pun tidak memakai surat, waktu itu saya pergi kekantor kelurahan staf dikantor itu bilang, pesan lurah saya sudah dipecat kata staf itu. Setelah itu ada pengganti saya RT yang ditunjuk langsung oleh Lurah, klu honor saya yang nunggak ada cuma saya lupa berapa bulan, "ucapnya.

 

"Selain itu, honor kami pernah dipotong ketika ada pertandingan nasi liwet. RT yang tidak hadir dipotong 100 ribu, sepengetahuan saya ada 3 Rt yang waktu itu honornya dipotong,"tambahnya.

 

Sementara itu Lurah Kampung Laut, Zeki mengatakan, untuk honor RT, RW dan pengurus masjid memang baru cair 4 bulan terhitung januari sampai april 2018.

 

"Terkait honor RT,RW dan pengurus masjid, baru cair 4 bulan bang, januari sampai april,"katanya melalui pesan WhatssAp yang dikirimnya.

 

Sedangkan terkait pergantian RT ia beralasan, RT yang diberhentikan karena tidak melaksanakan tupoksinya sebagai Ketua RT dan hal itu sudah sesuai dengan pertimbangan dan kebijakan yang ada. Apalagi Ketua RT itu ada membuat fakta integritas.

 

"Saya memberhentikan RT atas pertimbangan dan kebijakan karena mereka diberhentikan karenakan tidak melaksanakan tupoksi sebagai RT Bang. Dan ada alasan lain yang kita masih toleransi dengan RT yang di berhentikan walaupun, kayak mana RT yang ada juga kebanyakan orang susah bang,"jelasnya.

 

Menurut warga Lurah Kampung Laut, Zeki dinilai tidak mampu untuk memberikan pelayanan yang baik kepada warganya. Sebab, Ketua RT yang menjadi ujung tombak bagi pemerintahan tidak dapat bekerja secara maksimal jika honornya tidak dibayarkan.

 

"Kalau kita terus terang resah semua dibuatnya, RT itu mana mau bekerja maksimal ke masyarakatnya kalau honornya tidak ada, siapa yang mau bekerja kalau tidak ada honor,"kata Hamid.

 

Penulis : Hendri Rosta/Editor : Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top