Jumat, 21 September 2018 |
Nasional

Bersarung dan Peci, Jokowi Keliling Sawah Cek Padat Karya Cash

Minggu, 11 Maret 2018 16:27:23 wib
Foto: Sudirman Wamadi/detikFinance

JAMBIDAILY NASIONAL - Presiden Joko Widodo meninjau proyek program padat karya tunai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang ada di Desa Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. 

Mengenakan sarung, jas dan peci, orang nomor satu di Indonesia itu berkeliling meninjau proses pembuatan irigasi dan jalan produksi yang ada di persawahan. Proyek pembuatan irigasi dan jalan produksi di persawahan itu, menurut Jokowi, untuk meningkatkan nilai konsumsi dan daya beli masyarakat. 

"Kita perbaiki saluran irigasi, kita harapkan airnya bisa mengalir ke sawah tanpa hilang kemana-mana," ucap Jokowi usai meninjau proyek padat karya tunai, Minggu (11/3/2018). 

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan sebanyak 105 pekerja yang mengerjakan proyek tersebut. Untuk satu pekerja, sambungnya, dibayar dengan upah Rp 100 ribu per harinya. 

"Ada juga yang Rp 80 ribu per hari. Memang di sini (Cirebon) bayarannya segitu. Kita harapkan di semua titik bisa seperti ini. Di Kabupaten Cirebon ada 43 titik," ucapnya. 

Jokowi mengatakan program padat karya tunai yang digelontorkan Kementerian PUPR tersebar di 5.000 titik. "Ini Kementerian PUPR saja, bukan termasuk Kementerian Desa (Kemendes) dan lainnya. Efeknya tentu meningkatkan nilai konsumsi, termasuk daya beli masyarakat. Program ini baru berjalan satu setengah bulan, nanti kita lihat hasilnya," katanya.

Di tempat yang sama, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan program padat karya tunai yang digelontorkan Kementerian PUPR mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Program tersebut, sambung Basuki bertujuan untuk mempekerjakan masyarakat desa. 

"Tahun-tahun sebelumnya memang sedikit-sedikit, hanya 1.000 sampai 2.000 titik. Tujuannya mendistribusikan uang ke desa, tapi caranya dengan bekerja," kata Basuki. 

Ia mengatakan total anggaran yang digelontorkan Kementerian PUPR untuk program padat karya tunai pada tahun ini senilai Rp 11,3 triliun. Untuk program padat karya tunai di Kabupaten Cirebon sekitar 9,4 miliar yang tersebar di 43 titik. 

"Iya nanti (program padat karya tunai) ini akan dievaluasi. Semua kementerian sudah diprioritaskan untuk padat karya ini. Yang baru jalan PUPR dan Kemendes, sebenarnya perhubungan juga ada," tutup Basuki. (zul/zul)

 


(detik.com)

KOMENTAR DISQUS :

Top