Minggu, 18 Agustus 2019 |
Hukum

Blokir Jalan Dibuka, PT TPIL Janji Bayar Bagi Hasil

Minggu, 25 Oktober 2015 13:40:47 wib
Pembukaan blokir jalan menuju pabrik PT TPIL

JAMBIDAILY MUARATEBO-Setelah meminta pembukaan blokir jalan, PT.Tebo Plasma Inti Lestari (PT.TPIL) berjanji segera membayar dana bagi hasil pada Kamis (29/10) mendatang.

"Benar bagi hasil pola kemitraan dengan petani kita maupun KUD belum bisa di bayarkan, karena Crude Palm Oil (CPO) belum laku.  Jadi kemungkinan minggu depan bakal kita bayarkan sepenuhnya paling lambat sekitar hari kamis (29/10) nanti karena CPO kita sudah ada yang berangkat,"papar Manajer PT TPIL, Togar.S manajer PT.TPIL, Minggu (25/10) dikonfirmasi Jambidaily.com via ponselnya.

Dijelaskanya, bahwa bagi hasil antara petani dan pihak koperasi dengan pola kemitraan, PT.TPIL akan membayarkan sepenuhnya sekitar Rp 1,2 milyar.

"Mudah-mudahan paling lambat hari kamis mendatang sudah bisa kita bayarkan,"tegasnya.

Mengenai gaji karyawan PT.TPIL meskipun agak terlambat, menurut Togar, sudah dibayarkan oleh pihak perusahaan, biasanya mereka gajian sebulan sekali.  Memang benar ada keterlambatan pembayaran sekitar 10 hari maklumlah kondisi perekonamian lagi kurang bagus jadi agak sedikit terlambat.

"Kita sadari mungkin uang belanja karyawan maupun petani juga koperasi mungkin sudah tidak ada lagi,"tanggapnya.

Sedangkan, untuk pengurangan objek kerja yang diklaim oleh petani bisa berpengaruh terhadap  penghasilan para petani, dijelaskannya karena tenaga kerja karyawan disana sangat  berlebihan dan mubazir.

Sebelumnya, para petani dan pengurus Koperasi Unit Desa (KUD) Mitra Mandiri Lestari Desa Pelayang Kecamatan Tebo Tengah dan KUD Usaha Bersama Ds Teriti Kecamatan  Sumay pada Jum'at (23/10) lalu menutup blokir jalan dengan cara menutup portal menuju pabrik PT TPIL, sebagai protes karena dana bagi hasil belum dibayar.

Hingga berita ini diturunkan, portal telah dibuka dan aktifitas angkutan sawit telah berjalan normal kembali.(jambidaily.com/ARD)

KOMENTAR DISQUS :

Top