Sabtu, 17 November 2018 |
Peristiwa

Bocah di Tanjabtim Nyaris Tewas Diterkam Buaya

Minggu, 08 Juli 2018 16:56:09 wib

JAMBIDAILY MUARASABAK - Yadi Putra, bocah yang masih berumur 11 Tahun ini nyaris tewas diterkam buaya muara di sungai Teluk Dawan,  Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), sabtu (7/7/2018) kemarin. Buaya tersebut sempat menyeret Yadi sejauh 15 Meter, beruntung dalam kejadian itu bocah belasan tahun tersebut hanya mengalami luka gigitan di lengan kirinya dan selamat dari keganasan buaya muara yang sedang lapar.

Ibu korban Rasmi (37), warga Rt 04, Rw 02, Kelurahan Teluk Dawan, Kecamatan Muara Sabak Barat mengatakan, kejadiannya itu malam hari sekira pukul 22.30 wib. Saat itu, Yadi berniat ingin mengambil air di sungai karena memang kondisinya malam sehingga, anaknya tidak melihat jika disungai itu ada buaya yang sedang mengintai. Hanya dengan waktu sekejap, Yadi yang saat itu baru turun berniat menimba air langsung diterkam oleh buaya. 

"Karena kondisi yang sangat gelap, mungkin Yadi tidak sadar kalau ada buaya besar yang sedang mengintainya. Baru saja ia turun kesungai untuk menimba air, anak saya langsung diterkam sama buaya," kata Rasmi Minggu (8/7/2018).

Saat itu juga, Rasmi yang mendengar teriakan anaknya naluri keibuanya muncul sehingga tanpa memikirkan resiko yang bakal ia hadapi, dengan spontan dia langsung terjun kesungai untuk menyelematkan buah hatinya tersebut. "Yang cuma terfikirkan saat itu cuma anak saya. Saya tidak berpikir akibat ataupun resiko yang bakal menimpa saya,"ucapnya.

Saat itu lanjut Rasmi, setelah dirinya berenang ia melihat anaknya mengapung ditengah sungai dengan penuh harapan Rasmi pun berenang sekuat tenaga untuk menyelamatkan anaknya tersebut."Saya beranikan diri untuk berenang ketengah sungai demi merebut dan menyelamatkan anak saya dari keganasan buaya. Skurlah anak saya selamat dari musibah itu, hanya saja lengan kirinya robek bekas gigitan buaya tersebut,"ucapnya.

Dengan kejadian ini warga berharap, pihak terkait yaitu BKSDA memberikan solusi terkait serangan buaya tersebut. Pasalnya, warga Teluk Dawan sebagian tinggal di pinggir banataran sungai dan kejadian ini sudah berlangsung kesekian kalinya buaya menyerang manusia. "Sudah banyak warga yang tinggal di dekat sungai ini menjadi korban keganasan buaya. Dan saya berharap Pemerintah melalui  BKSDA secepatnya mengambil tindakan,” kata Firdaus. (*)

Penulis: Hendri Rosta
Editor: Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top