Senin, 21 Mei 2018 |
Ekonomi

Bupati Kaget dan DPRD Geram, Ada Pabrik Sawit Telah Beroperasi Tanpa Izin ???

Senin, 28 Maret 2016 17:52:11 wib
Ilustrasi (google.co.id)

JAMBIDAILY EKONOMI-PT Asia Sawit Lestari (ASL) yang bergerak dibidang pabrik pengolahan sawit di Desa Ladang Peris, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari bikin Bupati Kaget dan DPRD Geram, karena diduga telah beroperasi sejak Desember 2015 tanpa mengantongi perizinan pengelahan limbah dari BLHD setempat.

Sebelumnya, hal ini terungkap dan diberitakan sejumlah media, BLHD Batanghari telah melayangkan surat teguran tertulis pada  15 Maret 2016 lalu.  Namun PT ALS belum menanggapi dan terus beroperasi.

"Saya tidak tahu kalau PT ASL tidak miliki izin sebagaimana mestinya.  Saya akan panggil pihak PT ASL itu, atau akan kita tutup kalau tak memiliki izin,"tegas Bupati Batanghari, H Syahirsah yang mengaku kaget, saat dikonfirmasi awak media terkait hal tersebut, Senin 29 Maret 2015.

Dia meminta semua perusahaan yang beroperasi di Batanghari agar melengkapi terlebih dahulu semua persyaratan  perizinan sebelum melakukan operasi di wilayahnya.

"Mereka (perusahaan-red) harus urus izin operasi sesuai prosedur yang berlaku,"tandas Bupati.

Berbeda dengan Bupati, sejumlah anggota DPRD Batanghari mengaku geram dengan ulah PT ALS yang telah beroperasi tanpa mengantongi izin sebagaimana seharusnya.

"PT ASL telah melanggar ketentuan perundang-undangan. Jika terbukti pabrik sawit itu belum mengantongi izin, aktivitasnya harus segera dihentikan,”tegas Dailami dari Komisi II DPRD Batanghari dengan nada geram.

Pemberian sanksi terhadap perusahaan-perusahaan "nakal",  merupakan kewenangan Bupati. “Kita berharap bupati yang baru bisa lebih tegas,”ujar politisi PDIP ini.

Senada,  Ketua Komisi III DPRD Batanghari, Sirojuddin, minta Pemkab segera turun untuk menghentikan aktivitas PKS PT ASL.  Pemkab Batanghari tidak perlu memberikan toleransi terhadap PT. ASL. Sebab, tindakan PT. ASL beroperasi tanpa mengantongi izin sama saja tidak menghargai pemerintah.

"Perusahaan ini tergolong nakal, sudah diingatkan masih juga beraktivitas,”tandas politis Golkar ini.

Sebagai komisi yang membidangi Limbah, dipastikan Komisi III DPRD Batanghari akan turun langsung ke lokasi untuk melihat langsung pengelolaan limbah perusahaan yang sama sekali belum memiliki izin tersebut.

“Setalah itu baru akan dibahas melalui hearing,”tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikasi resmi dari pihak PT ALS(jambidaily.com/RED)

KOMENTAR DISQUS :

Top