Sabtu, 20 Oktober 2018 |
Nasional

Dana Desa di Batanghari "Terganjal" Kades???

Sabtu, 12 Maret 2016 10:17:54 wib
Gedung Kemenkeu RI (google.co.id)

JAMBIDAILY NASIONAL-Kementrian Keuangan RI menengarai pencairan Dana Desa (DD) di Kabupaten Batanghari terhambat pencairannya karena terganjal kinerja para Kades.

"Dari teman-teman desa (Kades-red), saya yakin mereka tergagap-gagap bagaimana untuk membut SPJ-nya. Jadi hal yang wajar sedikit terlambat,"papar Sekretaris Dirjen Kemenkeu RI, Putut Hari Satyaka, Jum'at (11/03), saat kunjungan kerja  ke Kabupaten Batanghari, terkait  pencairan DD di Batanghari.

Banyak Kades yang ada di Kabupaten Batanghari belum mempersiapkan laporan yang dipersyaratkan Kemenkeu RI. Hingga untuk mengucurkan DD tersebut tertunda.

"Ya banyak yang kita transfer pada ahir tahun, karena laporan baru masuk ke kita,"tambah Putut.

Penyaluran Dana Desa 2016, dilaksanakan menjadi dua periode, pada bulan Maret akan dikucurkan sebanyak 60 persen, dan tahap akhir pada bulan Agustus sebesar 40 persen.

"Dengan catatan semuanya sudah memenuhi persyaratan dan dana telah terealisasi 50 persen dari transfer pertama,"sebutnya.

Saat disinggung apakah tidak terjadi tumpang tindi Dana Desa dan ADD?, Menurut Putut, kegiatan DD dengan ADD ada pebedaan.

Untuk DD dari pusat itu sudah ada aturan secara spesifiknya untuk apa saja yang sudah diatur dalam Permendes dari Kementerian Desa hanya untuk memberdayaan masyarakat dan pembangunan desa.

Sementara ADD pengunaannya relatif lebih bebas, sesuai kebutuhan Pemerintah Desa itu sendiri.

"Tidak akan tumpang tindi, karena ADD dan DD sudah ada aturannya khusus, misalnya ADD bisa dibelanjakan untuk operasional Kades dan pejabat desa, atau untuk penghasilan tetap Kades dan lain sebagainya."

Sedangkan untuk capai sampai titik Rp 1 Milyar 1 Desa pada alokasi 2017,  alokasi DD 10 persen dari total transfer.

"Total transfer untuk 2017 itu sebesar Rp 800 triliun untuk seluruh Indonesia. Dengan asumsi jumlah desa 74454 yang tidak nambah desa lagi,"pungkasnya.(jambidaily.com/RED)

KOMENTAR DISQUS :

Top