Sabtu, 24 Agustus 2019 |
Wisata & Budaya

Danau Sipin akan ada Ponton Apung Berkapasitas 1000 Orang

Selasa, 23 April 2019 09:23:40 wib
Suasana pengunjung di danau sipin/Foto: Jambidaily.com/HendryNoesae

JAMBIDAILY WISATA - Danau sipin awalnya bukanlah sesuatu yang menarik, bukan pula menjadi pilihan untuk dikunjungi. Hanya sebagai penghias mata selintas lewat saat adanya pengendara melalui Jalur yang akan masuk dan keluar kota Jambi jika melalui Jembatan Aur Duri I maupun Jalur Mendalo, Kabupaten Muaro Jambi.

Letaknya mungkin dianggap terpencil ataupun sudut kota Jambi, saat dimana belum terlalu ramainya warga yang bermukim di kawasan Telanaipura. Padahal dalam jejak catatan sejarah, Danau sipin sepertinya memiliki peran strategis di masa kerajaan dahulu kala.

Profesor Moh. Yamin dalam catatan Drs H Junaidi T Noor MM, tentang sejarah kota Jambi, mengidentifikasi Jambi berada disekitar Kantor Gubernur Jambi di Telanaipura sekarang. Indikasi ini atas dasar mulai dari kawasan Mesjid Agung Al-falah sampai ke Pematang pinggiran Danau Sipin terdapat deretan struktur batuan bata candi yang diantaranya menunjukan sebagai komplek percandian yang cukup besar dikawasan kampung Legok. 

Dapat tergambar, Danau sipin menjadi akses penghubung atau bahkan menjadi lokasi strategis dalam berbagai aktivitas. Namun danau sipin sempat tertidur begitu lama, tidak ada tampak geliat, dianggap biasa-biasa saja mungkin jauh dari kata menarik, bagi danau yang memiliki luas 89,2 hektare, panjang sekitar 4.500 meter dan lebar rata-rata sekitar 300 meter lebih dengan kedalaman danau 2-6 meter. 

Melihat adanya potensi besar tersebut, Walikota Jambi DR H Syarif Fasha ME menggagas dan mulai membangun wisata alam serta menjadi wisata air dengan konsep kearifan lokal berkolaborasi dengan moderen, dengan target dapat menjadi ikon wisata unggulan baru yang menarik di Kota Jambi.

“Kita selesaikan dulu fasilitas seperti jogging track dan bronjong, kita akan buat venue panjat tebing juga dipinggir danau. Jika sudah selesai, baru kita buat ponton apung yang besar, kapasitasnya bisa menampung 1000 orang. 2019 ada anggaran Rp 8 M untuk Danau Sipin,” kata Fasha, sebagaimana dilansir jambiekspres.co.id (Selasa, 08/01/2019).

Penataan sudah mulai dilakukan sejak 2016, lalu Pada tahun 2017 mulai dibangun berupa fasilitas jogging track 480 meter di bantaran Danau Sipin yang termasuk kategori Danau Laguna karena permukaan airnya dipengaruhi Sungai Batanghari melalui Anak Sungai Legok sebagai penghubungnya. 

Pemerintah kota gelontorkan Dana pembangunan berasal dari APBD Kota Jambi sebesar Rp. 3,5 miliar. 2018 dilanjut pembangunan jogging track dengan panjang lebih kurang 600 meter yang menghabiskan anggaran Rp 5 M dari APBD. Total sudah ada lebih kurang 1,2 kilo meter jogging track yang dibangun. Ada taman serta MCK, Ada juga jembatan penghubung antar beronjong dan kios UMKM untuk cinderamata dan kuliner, sarana penunjang wisata air, serta normalisasi kawasan danau. 

Kedepan akan banyak Event-event olahraga air, tidak hanya lokal namun juga bertaraf Internasional berlangsung di kawasan wisata panorama alam yang indah alami dan kondisi air cukup tenang serta bentuk danau panjang dan melingkari Pulau Sipin, alam di sepanjang danau ini masih natural ditumbuhi semak belukar dengan pohon-pohon rimbun.

Maka berbagai sisi berpadu kedepannya, seperti budaya, alam, olahraga dan seni, juga peningkatan ekonomi masyarakat melalui usaha-usaha kreatif yang akan dipasarkan dan berada di area danau sipin.

Anda Selebgram, Youtuber, Penggiat Vlog ataupun penggila Swafoto alias Selfie,? tentunya Danau sipin menjadi pilihan di kota Jambi. Tidak hanya berada di bantaran saja, selain Jetsky nantinya. Saat ini perahu-perahu tradisional penuh warna bersedia membawa anda berkeliling sambil menikmati sore hari dengan biaya yang menyejukkan dompet dan tidak membuat kantong anda kering.

Mungkin hanya duduk santai,? kios-kios makanan dan minuman ringan telah tersedia disana sambil menikmati suasana matahari terbenam dengan udara yang sejuk serta melihat adanya atlet-atlet dayung sedang berlatih.

 


(Hendry Noesae)

 

 

 

 

Berita Terkait:

KOMENTAR DISQUS :

Top