Jumat, 21 September 2018 |
Wisata & Budaya

Danau Tiga Warna Tidak Hanya Indah, Tapi Mistis

Minggu, 09 Agustus 2015 00:54:09 wib
foto : (copyright www.skanaa.com)

JAMBIDAILY WISATA-Danau Tiga Warna, Tidak Hanya Indah Tetapi Diyakini Mistik oleh Masyarakat - Danau Kalimutu merupakan salah satu objek wisata paling terkenal di Flores.

Berlokasi di Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, danau Kelimutu juga dikenal dengan danau tiga warna. Danau Kelimutu terletak sekitar 51 kilometer arah timur dari Kota Ende, bagi wisatawan yang ingin berkunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi dan juga bus antar kota dari Ende.

Pemandangan pada lokasi danau tiga warna memang sangat indah, selain wisatawan bisa memandang tiga danau yang berbada-beda warna, kabut tebal yang khas untuk wilayah itu juga menambah keindahan mata memandang karena memang danau ini berlokasi di atas puncak gunung.

Dilansir dari floresbangkit.com, danau Kelimutu juga ternyata sewaktu-waktu bisa berubah warna, dalam sejarah, sudah ntah berapa kali danau ini berubah warna dan terakhir terjadi pada April 2015.

Danau tiga warna ini memiliki nama masing-masing, perubahan warna itu pun terjadi di masing-masing danau. Danau Nuwamuri Ko’o Fai yang awalnya berwarna biru kini berubah menjadi warna putih susu. Danau Ata Polo yang awalnya berwarna hijau kini berubah menjadi warna merah. Sedangkan Danau Ata Bupuyang yang awalnya berwarna hitam kini berubah menjadi warna hijau. Saat ini Danau Kelimutu sudah menjadi warna putih, hijau dan merah.

Menurut kepala Stasiun Vulkanologi Ende, Gabriel Rago, perubahan warna pada Danau Kelimutu bisa terjadi karena aktivitas vulkanologi dari Gunung Kelimutu sendiri, tetapi pandangan lain terjadi di masyarakat sekitar.

Masyarakat Lio mempercayai bahwa perubahan warna yang terjadi pada danau adalah tanda akan adanya perubahan alam yang besar. Misalnya saja yang terjadi tahun 1992, dimana ada gempa bumi di Flores dan juga pada tahun 2004 terjadi Tsunami di Aceh.

Selain itu, masyarakat setempat juga meyakini ketiga danau ini merupakan tempat bersemayamnya para arwah, danau pertama yang bernama Tiwo Ata Polo diyakini sebagai tempat bersemayamnya para arwah jahat, danau kedua Tiwu Nua Muri Koo Fai diyakini menjadi tempat bersemayamnya arwah kaum muda dan yang ketiga Tiwu Ata Mbupu diyakini menjadi singgasana arwah orang tua yang bijaksana.

Menariknya lagi, di tepi danau ketiga sering muncul sekelompok kera ekor panjang yang menarik perhatian para pengunjung karena mereka sering meminta makanan dari para pengunjung dan senang berguling-guling menarik perhatian pengunjung yang datang.

Anehnya, kera-kera ini hanya mau mendatangi danau ketiga yang dianggap sebagai tempat bersemayamnya arwah orang tua yang bijaksana dan kera-kera itu tidak pernah mau untuk mendekati danau pertama dan juga danau kedua.

Apa sebenarnya yang terjadi? Benarkah ini ada hubungannya dengan hal mistik? Itu semua tergantung penilaian dan kepercayaan Anda masing-masing.(*/sus)


Sumber:VLog/http://readthisfella.blogspot.com/

KOMENTAR DISQUS :

Top