Sabtu, 25 Mei 2019 |
Pendidikan & Teknologi

Danrem 042/Gapu: Prajurit Harus Memiliki Loyalitas Tegak Lurus

Senin, 22 April 2019 11:49:19 wib

JAMBIDAILY PENDIDIKAN - Komandan Korem 042/Gapu Kolonel Arh Elphis Rudy,M.Sc.S.S., menegaskan agar Prajurit TNI senantiasa memiliki dan memegang teguh loyalitas, moralitas dan integritas.

Hal tersebut disampaikan Danrem 042/Gapu, ketika mengambil Jam Komandan kepada 191 orang prajurit dan PNS Makorem 042/Gapu, Senin (22/4/2018) bertempat di lapangan Tenis Indoor Makorem 042/Gapu, Jalan Jenderal Urip Sumoharjo No.3, Sungai Putri, Telanaipura, Kota Jambi, Jambi.

Dikatakan oleh Kolonel Elphis bahwa seorang prajurit harus memiliki loyalitas, yakni setia, taat dan patuh kepada perintah atau putusan pimpinan. Memiliki loyalitas tegak lurus kepada atasan, loyalitas kepada sesama rekan serta loyalitas kepada bawahan. Selanjutnya, prajurit juga harus memiliki moralitas, yakni memiliki akhlak, perilaku dan budi pekerti yang baik serta senantiasa memegang teguh etika keprajuritan.

Moralitas sangat penting dalam kehidupan prajurit, karena sehebat dan sepintar apapun seorang prajurit, bila tidak dilandasi loyalitas dan moralitas yang baik maka prajurit tersebut, tidak ada artinya.

“Profesionalisme prajurit TNI, tidak cukup hanya mahir dalam teknik, taktik dan strategi bertempur, tetapi juga harus memiliki moral dan akhlak yang baik. Karena setangguh apapun seorang prajurit, sehebat apapun teknik dan taktik pertempuran dikuasai, tanpa dilandasi mentalitas dan moralitas yang baik, serta loyalitas tidak akan ada artinya,” tandas Kolonel Ephis.

Selain itu, seorang prajurit harus memiliki integritas, yakni berkaitan dengan konsistensi dan keteguhan, potensi yang memancarkan kewibawaan, memiliki pribadi yang jujur dan memiliki karakter yang kuat. “Ketiga hal tersebut yakni loyalitas, moralitas dan integritas harus melekat erat pada diri setiap prajurit dalam melaksanakan setiap tugas,” tandasnya.

Pada bagian lain arahannya, Kolonel Elphis juga mengingatkan jangan “Gara-gara Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga”, jangan gara-gara satu orang Prajurit yang mencoreng Satuan akan berdampak pada Satuannya secara keseluruhan, untuk itu pahami lagi Fakta Integritas yang sudah kita sepakati bersama dan Ikrar yang selalu kita ucapkan setiap Apel Pagi.

Terakhir Danrem mengingatkan kepada seluruh Prajurit dan PNS Makorem bedakan antara “keinginan dan kebutuhan”, dimana kebutuhan adalah sesuatu yang harus dimiliki manusia karena tingkat keperluan atau urgensinya yang tinggi. Jika seseorang memiliki kebutuhan terhadap barang atau jasa, biasanya hal paling penting yang menjadi pertimbangan adalah manfaat yang dapat diambil dari barang atau jasa tersebut beserta fungsinya. 

Keinginan berada di sisi lain, biasanya bersifat subjektif, tidak terlalu berpengaruh pada kelangsungan hidup seseorang. Pemenuhan terhadap ‘keinginan’ biasanya bersifat kepuasan semata dan cenderung menyesuaikan terhadap selera individu. 

Keinginan bisa bersifat positif jika pemenuhannya memberi nilai tambah atau memberi dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan yang telah tercapai, “Salah satu cara hidup sukses adalah dengan mengendalikan keinginan, jika keinginan bisa dikendalikan atau diatur ( di manage ) dengan baik, maka hidup akan jadi lebih tenang. Jika hidup lebih tenang, maka kesuksesan yang hakiki akan semakin mudah didapat,” pungkasnya

Dalam Jam Komandan tersebut nampak hadir Kasrem Letkol Arh Hary Sassono Utomo,S.H, Para Kasi, Pasi dan Perwira Staf khusus Korem 042/Gapu. (penrem042gapu)

KOMENTAR DISQUS :

Top