Jumat, 24 Mei 2019 |
Wisata & Budaya

Daun Kawo, Personel Satgas TMMD ke 104 Kodim 0417/Krc Coba Minuman Tradisional Kerinci

Jumat, 15 Maret 2019 14:55:09 wib

JAMBIDAILY SUNGAI PENUH - Desa Sungai Ning terletak di sebuah dataran tinggi di atas bukit barisan  dan di kota sungai penuh banyak ditanami oleh tumbuhan di bidang perkebuna terutama tanaman Kopi, kopi selain buahnya, namun di kota sungai penuh tanaman kopi juga diambil daunnya.

Daun Kawo yaitu tunas daun muda di tanaman kopi yang justru menjadi gulma. Dimana setiap desa memiliki penyebutan yang berbeda-berbeda. Seperti di Desa Sungai Ning, yang menyebut serbuk kawo dengan 'ayik daun kawao'

Masyarakat setempat mengumpulkan daun kawo bukan untuk dibuang, melainkan akan disulap menjadi minuman yang memiliki cita rasa yang khas. Di desa-desa, kawo masih menjadi hal yang tak terlupakan. Masyarakat melestarikan minuman tersebut dengan rutin mengadakan tradisi yang disebut minum sebuk daun kawo.

Serda herman anggota satgas TMMD membantu pak suheri memetik daun kawo (Jum'at, 15/03/2019) yang dijadikan bahan campuran air minum khas orang kerinci,  Untuk memetik daun Kawo bukanlah hal yang sembarangan di petik, daun Kawo dipetik adalah daun kopi muda atau tunas baru pada tanaman kopi

Daun Kawo setelah di petik langsung disusun di atas sebilah kayu untuk di Sangiran di tungku perapian sampai daun Kawo tersebut menjadi kering dan nantinya siap untuk direndam dengan air hangat seperti membuat minuman teh biasanya

Minuman Kawo ini sangat bagus diminum pada pagi hari dan malam hari sebagai minuman penghangat badan yang disuguhi dengan ubi Rebus, sambil di minum dengan menggunakan sebuah cawan yang terbuat dari batok kelapa. Minuman ini juga sangat bagus untuk mengobati diare, mengurangi kadar kolesterol serta menstabilkan gula darah (Pendim 0417/Krc)

KOMENTAR DISQUS :

Top