Rabu, 23 Januari 2019 |
Ekonomi

Somad: DBH Meleset, Pembangunan Jembatan Ikut "Seret"

Kamis, 11 Februari 2016 10:12:47 wib
Ilustrasi (google.co.id/lampungprov.go.id)

JAMBIDAILY EKONOMI-Ditengah keinginan masyarakat dan Pemkab Batanghari membangun jembatan sebagai sarana pendukung akses perekonomian masyarakat, namun Dana Bagi Hasil (DBH) yang selama ini menjadi salah satu sumber APBD mengalami penurunan, hingga ada usulan yang tidak dapat terealisasi (Seret-red).

“Ada Empat jembatan yang disahkan di APBD 2016. Cuma, satu jembatan dipending lantaran DBH meleset dari estimasi. Jembatan yang dipending itu yang di SP Lima,”papar Sekretaris Dinas PU, Somad, Rabu (10/02) terkait penundaan pembangunan jembatan SP Lima karena terkendala ketersediaan anggaran.

Tak hanya itu, pada tahun ini Dinas PU Batanghari tidak meng-alokasikan anggaran  pemeliharaan jembatan yang telah dibangun.

"Untuk tahun ini tidak ada dana pemeliharaan jembatan,”sebutnya.

Sedikitnya ada tiga kebutuhan pembangunan jembatan lain yang sangat didambakan masyarakat, seperti Jembatan dari Muarabulian menuju Sebrang Bulian, Jembatan Sungai Rengas – Tebing tinggi, Kecamatan Maro Sebo Ulu dan Jembatan Jangga - Batu Sawar, Kecamatan Maro Sebo Ulu.

“ Kita sudah pernah mengajukan permintaan ini ke Provinsi melalui Musrenbang, Sejauh ini belum terealisasi,” tambah Somad.

Kebutuhan jembatan ini memang tidak terlalu mendesak. Namun, tetap sangat dibutuhkan guna membuka akses ke daerah terpencil. Jembatan tersebut sangat penting untuk kemajuan dan akses perekonomian daerah.

Dijelaskannya, sejak 2011 hingga 2015 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari sudah membangun 11 jembatan rangka baja.

Selain membangun jembatan rangka baja, Pemda Batanghari rutin meningkatkan jembatan kayu menjadi jembatan beton. Jumlah jembatan beton yang dibangun selama lima tahun belakangan ini mencapai 17 unit. Sementara, bangunan box culvert yang dibangun selama lima tahun ini mencapai 151 unit. Total jembatan kayu yang tersisa hingga tahun lalu mencapai 41 unit.(jambidaily.com/RED)

KOMENTAR DISQUS :

Top