Sabtu, 04 April 2020 |
Ekonomi

Defisit Anggaran, Tanjabbar Tak Lakukan Operasi Pasar

Kamis, 19 Mei 2016 23:06:53 wib
Ilustrasi (google.co.id)

JAMBIDAILY EKONOMI-Defisit anggaran, Pemkab Tanjabbar tidak akan melakukan operasi pasar untuk mengantisipasi lonjakan harga sembako menjelang bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri 1437 H/2016.

BACA JUGA: Komisi II: Pemkab Tanjabbar Perlu Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

"Operasi pasar menjelang bulan puasa berkemungkinan tidak dapat dilaksanakan. Sampai saat ini kita tidak mempunyai anggaran untuk itu,"ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan(Disperindag) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, H Kosasih melalui Kabid Perdagangan, Samsul Bahri saat dikonfirmasi ambidaily.com, Kamis 19 Mei 2016.

Menurutnya, Memang beberapa pekan lagi bakal memasuki bulan Suci Ramadhan.  Biasanya jauh-jauh hari dana untuk pelaksanaan operasi pasar sudah di anggarkan.  Namun kendala anggaran tidak ada, terpaksa operasi pasar tahun ini tidak dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Coba tanya di Bagian Ekonomi saja, mereka menganggarkan tidak pada tahun ini,"jelas Samsul.
 
Dari pantauan jambidaily.com, di pasar tradisional parit I Tangga Raja Ilir suasana di pasar tersebut masih sepi akan pembeli tidak seperti pada hari biasanya.

"Kalau untuk harga bahan pokok masih standar belum ada kenaikan.  Cuma pembelinya saja yang berkurang. Kalaupun ada kenaikan harga, biasanya bakal terjadi memasuki H-7 puasa,"keluh Rahman, salah satu pedagang di pasar tersebut.

"Kenaikan itu tergantung dari daerah tempat pemasok, jika disana naik, Iya otomatis di Kabupaten kita bakal mengalami kenaikan juga,"ungkapnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tanjabbar, Heri Juanda, meminta Pemkab melakukan antisipasi kenaikan harga Sembko pada Bulan Suci Ramadhan hingga Idul Fitri 1437 H.

"Perlu juga disiagakan untuk melakukan operasi pasar di semua kecamatan yang ada di kabupaten ini,"ingat politisi Hanura tersebut.(jambidaily.com/RZA)

KOMENTAR DISQUS :

Top