Jumat, 21 September 2018 |
Hukum

Di TKP, Polisi Temukan Badik yang Digunakan Pelaku Untuk Pembunuh Siska

Selasa, 10 Juli 2018 18:15:33 wib

JAMBIDAILY MUARASABAK-Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Polisi akhirnya, menemukan barang bukti sebilah badik yang kuat dugaan telah digunakan oleh pelaku untuk membunuh Siska Ayutia (28), warga Parit 5 Jalan Bahagia RT 10 Kelurahan Kampung Laut yang ditemukan tewas bersimbah darah didalam kamarnya dengan luka tusuk dileher, pada Selasa (10/7) sekitar pukul 04.30 WIB pagi. 

Kapolsek Kuala Jambi, IPDA Mulyono, saat diwawancarai membenarkan kejadian tersebut. Kapolsek mengatakan, korban meninggal dunia akibat kehabisan darah setelah menderita luka tusukan dileher. 

"Luka tusukan tersebut sepanjang 5,5 cm," katanya.

Kapolsek menceritakan kronologisnya, korban pertama kali diketahui oleh mertuanya sendiri setelah anak korban bernama Rafi (3) pergi memanggil ke rumahnya yang tak jauh dari rumah korban. Kemudian mertua korban meminta pertolongan kepada tetangga dan warga setempat. 

"Sementara, suami korban Anang pergi melaut sekitar pukul 04.00 WIB. Jadi suami korban tidak tahu dengan kejadian tersebut," ungkapnya.

Dijelaskannya, korban di rumah bersama kedua anaknya Ojan (8) dan Rafi (3). Saat kejadian, kedua anaknya dalam keadaan tidur. Namun, anaknya yang paling kecil Rafi terbangun, dan melihat ibunya sudah dalam keadaan penuh dengan darah. 

"Disitu lah anaknya Rafi pergi ke rumah neneknya. Waktu itu anaknya dalam keadaan badannya penuh dengan darah," sebutnya.

Sementara, di lokasi pihaknya menemukan senjata tajam yang diduga digunakan untuk melakukan pembunuhan. Kemudian dari hasil pemeriksaan, terdapat Dua tusukan dibagian leher korban. 

"Untuk motif pembunuhan saat ini masih diselidiki. Sementara, semua barang bukti berupa senjata tajam dan pakaian korban sudah diamankan," ucapnya. 

Dari keterangan tetangga korban, Yunus mengatakan, bahwa dia dan warga lainnya tidak menyadari saat kejadian, karena warga tidak mendengar suara keributan dari rumah korban. Namun warga hanya mendengar suara tangisan anaknya. 

"Memang biasanya anaknya sering nangis, jadi warga disini anggapannya biasa saja," terangnya.

Terpisah, pengakuan dari pihak keluarga korban, Devi menyebutkan, bahwa korban bersama suaminya baru 2 bulan mengontrak di rumah tersebut. Sebelumnya korban tinggal di Parit 4 Kelurahan Tanjung Solok, Kecamatan Kuala Jambi. 

"Dia (korban, red) baru tinggal disini (Parit 5, red) kurang lebih 2 bulan," tukasnya.(*)

Penulis : Hendri Rosta
Editor : Hendry Noesae

 

Berita Terkait:
Sadiiiss..! Ibu Muda di Tanjabtim Tewas Dirumahnya Dengan Luka Tusukan di Leher

KOMENTAR DISQUS :

Top