Jumat, 21 September 2018 |
Ekonomi

Diatas 200 Milyar, Pemkab Akan Tolak Kerja Sama Pembangunan Jembatan Nipah-Sadu

Kamis, 06 September 2018 20:00:40 wib
ilustrasi

JAMBIDAILY MUARASABAK - Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), H. Romi Hariyanto,SE menegaskan, tidak akan menerima tawaran pembangunan jembatan Nipah Panjang-Sadu dengan cara kredit jika anggaran yang diajukan pihak ketiga diatas Rp 200 milyar. 

Bupati Romi menyebut, bahwa berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan Pemkab Tanjabtim, pembangunan jembatan Nipah-Sadu akan menelan biaya Rp 168 milyar. Namun jika angka yang ditawarkan pihak ketiga dibawah Rp 200 milyar, maka menurut Bupati merupakan hal wajar. 

"Namun jika ajuan pihak ketiga menelan biaya diatas Rp 200 milyar, maka pemerintah akan menolak rencana pembangunan dengan pola mencicil tersebut," tegasnya. 

Dijelaskan Bupati, jika pembangunan dengan sistem kredit berhasil, Pemkab Tanjabtim akan mengansur setiap tahun kepada pihak ketiga yang ditunjuk Bapenas untuk melakukan pembangunannya. 

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tanjabtim, Ali Fachrudin menegaskan, warga Kecamatan Sadu dan sebagian warga Kecamatan Nipah Panjang mempunyai peluang memiliki jembatan penghubung antar kecamatan. 

"Saat ini pemerintah tengah melakukan penjajakan pola pinjaman dengan PT Adi Karya terkait rencana pembangunan jembatan yang membelah sungai Batanghari di Desa Sungai Tering, Kecamatan Nipah Panjang tersebut," Ujarnya.

Ditambahkannya, pembangunan jembatan ini menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan Badan Usaha. Saat ini masih dalam proses penyusunan dokumen Pra-Fasibility Study. 

"Sejauh ini tim PT Adi Karya, tim ekonomi dan tim lingkungan hidup telah meninjau lokasi rencana pembangunan jembatan," Tukasnya.


Penulis : Hendri Rosta
Editor : Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top