Senin, 21 Mei 2018 |
Hukum

Diduga 600 Juta Rupiah uang Nasabah Disedot, BCA Cab.Talang Banjar Jambi dipertanyakan

Selasa, 01 Agustus 2017 03:40:20 wib
Ilustrasi/google.co.id

JAMBIDAILY HUKUM-Berdasarkan pengakuan salah seorang Nasabah Bank Central Asia (BCA) Cabang Talang Banjar Kota Jambi, kuat dugaan Uangnya senilai 600 Juta Rupiah telah diambil Orang lain bernama Cheng Hua tanpa sepengetahuannya.

Nasabah bernama Ati Yanto (36) alias Ati Loreng, menuturkan bahwa dia tidak pernah mengeluarkan surat kuasa seperti yang ditunjukkan Pihak Bank kepadanya sebagai bukti pengambilan.

"Anehnya, BCA tanpa konfirmasi ke saya langsung mencairkan uang tersebut. Nilainya juga besar mencapai Rp 600 juta, saya tidak pernah mengeluarkan surat kuasa, itu jelas palsu," kata Ati, Senin (31/07).

Sebagaimana yang dilansir Portal inilahjambi.com (Senin,31/07) bahwa Yang menjadi pertanyaan, kata Ati, mengapa BCA tidak melakukan konfirmasi saat mencairkan uang di rekeningnya. Padahal, seharusnya BCA mengontaknya, sebab uang yang dicairkan itu sangat besar.

Kasus ini terjadi pada 27 Agustus 2015 lalu. Dirinya sudah melaporkan kasus ini ke Polresta Jambi pada 14 Maret 2017.

"Penarikan uang itu dilakukan sekitar dua tahun lalu, tapi saya baru tahu kalau uang saya ditarik oleh orang atas nama Cheng Hua itu baru-baru ini, setelah saya ingin meminta rekening koran ke BCA. Dari sana saya langsung lapor ke Polresta Jambi," ujar pengusaha ini.

"Ada tanda tangan saya yang dipalsukan di surat penarikan uang di Bank. Saya laporkan Cheng Hua atas tindakan pencurian itu," tambahnya.

Tragisnya lagi, tidak hanya Tabungan yang ada di BCA tetapi juga di Bank yang lainnya

Dalam salinan pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan kasus Ati dari Polresta Jambi tertanggal 15 Mei 2017, yang dilihat inilahjambi, Senin 31 Juli 2017, disebutkan, pihak Polresta Jambi sudah melakukan pemeriksaan terhadap terlapor (Cheng Hua) dan pihak-pihak lain, termasuk pimpinan BCA Talangbanjar baik yang lama maupun yang baru.

Kepolisian juga sudah mengumpulkan dokumen yang ada kaitannya dengan perkara tersebut.

Tapi dalam surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan tersebut, inilahjambi menjumpai nilai uang yang disebutkan dalam laporan tidak sama dengan jumlah uang yang tertulis di pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan itu.

Jika dalam laporan, Ati menyebutkan nilai uang yang ditarik sebesar Rp600 juta, dalam pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan tertulis Rp600 ribu.

Kasat Reskrim Polresta Jambi yang menangani kasus ini belum dapat dikonfirmasi, termasuk Kapolresta dan pihak bank terkait. (*)


Sumber : inilahjambi.com
Editor    : Hendry Noesae

 

Berita Terkait:

  1. Ati Anto: Saya akan Laporkan ke Kapolri dan Presiden
  2. Waaaw...Ati Loreng Terkuras Milliaran Rupiah di Bank, Apa Mungkin Tanda Tangan "Siluman" diloloskan Bank,?

KOMENTAR DISQUS :

Top