Senin, 19 November 2018 |
Hukum

Diduga Kangkangi Aturan, Jalan PT EWF di Sabak Rawan Kecelakaan

Selasa, 27 Februari 2018 19:17:27 wib

JAMBIDAILY MUARASABAK - Jalan milik PT EWF yang terletak di Kelurahan Sabak Ulu, Kecamatan Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), rawan akan terjadinya kecelakaan. Sebab, jalan menuju masuk ke PT EWF yang dibangun berdekatan dengan tikungan jalan umum.

Dalam masalah ini, pihak PT EWF terkesan tidak perduli terhadap dampak lingkungan sekitar yang nantinya dapat ditimbulkan dari pembuatan jalan tersebut. Selain itu, PT EWF juga diduga dengan sengaja mengangkangi aturan yang ada. Pasalnya, pembuatan jalan tersebut tanpa didukung oleh dokumen Analisis Dampak Lalulintas (Andalalin).

Hal itu pun dibenarkan Kadis Perhubungan Tanjabtim, Iyan Rizal mengatakan, untuk persoalan jalan yang dibangun pihak PT EWF yang posisinya dekat dengan tikungan, pihak perhubungan dari awal pada dasarnya juga tidak menyetujui sehingga rekomendasi Andalalin untuk jalan tersebut tidak diberikan."Jalan itu memang tidak bisa kita rekomendasikan Andalalin nya, karena memang posisinya membahayakan bagi pengguna jalan, takutnya dan yang kita hawatirkan dijalan itu nanti jadi tikungan maut,"kata Iyan Rizal kepada Jambidaily.com Selasa (27/2).

Seharusnya lanjut Iyan Rizal, jika pihak PT EWF ingin membuka badan jalan ia harus membuat Andalalin yang posisinya tidak membahayakan bagi lingkungan sekitar, karena tentu nantinya jika perusahaan sudah beroperasi mobil-mobil bertonase tinggi keluar masuknya pasti kejalan umum."Dalam hal ini dia mau membuka badan jalan, memang inikan jalan milik pribadi dia cuma, posisinya sekarang itu dia keluarnya itu kejalan umum dampaknya harus diperhatikan juga,"ucapnya.

Pada prinsipnya kata Iyan Rizal, Pemerintah sangat mendukung adanya pihak investor perkebunan sawit di Kabupaten Tanjabtim, selain bertambahnya pendapatan daerah dengan adanya kontribusi perusahaan ke Pemerintah, lapangan pekerjaan bagi masyarakat pun dapat terserap. Namun disamping itu, pihak perusahaan juga wajib memikirkan resiko ataupun dampak yang nantinya akan ditimbulkan terhadap lingkungan."Nah kalau dia mau membuat jalan itu yang saya bilang tadi tidak usah kita ngomong andalalin, kalau saja dia ada kordinasi atau konsultasi baik itu dengan pu atau perhubungan tentunya kita bisa arahkan posisi yang tepatnya itu dimana,"jelasnya. (*)

Penulis: Hendri R
Editor: Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top