Rabu, 15 Agustus 2018 |
Hukum

Diduga Korban Perampokan, Warga Tanjabtim Tewas Dengan Luka 7 Tusukan

Selasa, 29 Mei 2018 10:57:28 wib

JAMBIDAILY MUARASABAK - Yakin alias Kijing (70) pria paruh baya yang merupakan suku tinghoa warga RT. 02 dusun suka negara, Desa Lambur, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), tewas dirumahnya setelah mengalami luka sebanyak 7 tusukan senjata tajam disekujur tubuhnya senin (28/5/2018).

Kapolres Tanjabtim, AKBP Marinus Marantika Sitepu, S.Sos.M.Si mengungkapkan, menurut keterangan Kihok alias Holand (67) yang merupakan adik korban saat kejadian, korban berniat ingin buang air kecil dilantai bawah rumahnya.

"Kejadianya tadi malam sekira pukul 18.30 wib korban bersama adiknya sedang berada dilantai 2 kemudian, sekira pukul 20.10 wib korban turun ke lantai  bawah rumahnya berniat ingin buang air kecil,"kata Kapolres Tanjabtim, AKBP Sitepu kepada jambidaily.com melaui pesan whatsAap Selasa (29/5/2018).

Tidak berapa lama, setelah korban turun kelantai bawah terdengar suara seperti ada benda yang jatuh sontak, adik korban pun langsung ikut turun kelantai bawah.

"Pas dilantai bawah korban didapati sudah duduk dikursi dengan berlumuran darah disekujur tubuhnya. Sambil memegang perutnya, korban sempat meminta adiknya untuk meminta tolong dengan para tetangga "TOLONG PANGGILKAN TETANGGA" tiru adik korban,"ucap Kapolres.

Setelah para tetangga datang, kondisi korban sudah lemas karena banyak mengeluarkan darah, dengan waktu singkat tanpa sempat mendapat perawatan korbanpun meninggal dunia. 

Berdasarkan keterangan dari pihak Puskesmas Desa Lambur, yang melakukan VER luar korban meninggal dengan luka tusukan senjata Tajam Sebanyak 7 Tusukan pada bagian dada dan perut, diduga korban sempat ingin melakukan perlawanan. Saat ini  belum diketahui pasti kerugian yang ditimbulkan. 

"Saat ini masih dilakukan tindakan olah TKP oleh Sat Reskrim Polres dan Polsek Muara Sabak Timur, serta kami masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi-saksi, "kata Kapolres. (*)

Penulis: Hendri R
Editor: Hendri Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top