Senin, 22 Oktober 2018 |
Politik

Dikalungi Serban Putih Tanda Adirozal-Ami Taher Telah Didukung Warga 9 Desa Tanjung Pauh

Senin, 05 Maret 2018 18:45:17 wib

JAMBIDAILY KERINCI - Dua.. dua.. gemuruh suara dan  dengan jari mengacungkan angka dua secara serentak dilakukan warga 9 Desa Tanjung Pauh, kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci di Desa Tanjung Pauh Hilir, Minggu (4/3/2018) sore.
 
Kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Kerinci, Adirozal-Ami Taher disambut riang dan gembira oleh sedikitnya 1000 warga 9 Desa Tanjung Pauh yang hadir. Dalam kampanye tersebut dihadiri oleh tokoh adat, tokoh masyarakat 9 Desa Tanjung Pauh.

“Berdasarkan kesepakatan dan duduk bersama kami para tokoh dan adat 9 Desa Tanjung Pauh, telah bersepakat mendukung Bapak Adirozal dan Bapak Ami Taher menjadi Bupati Kerinci, periode 2019-2024. Bukti masyarakat 9 Desa Tanjung Pauh mendukung Bapak Adirozal dan Bapak Ami Taher adalah Bapak Adirozal dan Ami Taher dikalungi serban putih,” tegas Drs. Januar tokoh masyarakat Tanjung Pauh, saat kampanye pasangan Adirozal-Ami Taher berlokasi di Desa Tanjung Pauh.

Saat tiba dilokasi kampanye, Adirozal-Ami Taher disambut antusias oleh warga. Warga menyambut kedatangan cabup-cawabup yang diusung PAN dan PPP, serta didukung oleh Partai Hanura, PKS, Partai Perindo disambut dengan persembahan pencak silat dan sekapur sirih.

Adirozal dalam saat memberikan orasi politiknya mengungkapkan, selain tetap melanjutkan dan memprioritaskan pemekaran Kabupaten Kerinci Hilir, hingga kini berkas usulan pemekaran sudah sampai di Mendagri. Di era pemerintahannya sekarang, Adirozal sudah berhasil meningkatkan kesejahteraan petani kulit manis dan kopi.

“Alhamdulillah, selama saya memimpin, harga kulit manis dan kopi jauh meningkat. Sehingga petani kulit manis dan kopi sejahtera,” terangnya

Meningkatnya harga kulit manis dan kopi, tidak terlepas dari upaya keras dia untuk mendapatkan sertifikat dan hak paten Kayu Kulit Manis  dan Kopi dari Kementrian Hukum dan HAM, yang diserahkan oleh Wakil President RI H Jusuf Kalla.

Di Tanjung Pauh sendiri, lanjut Adirozal, selama pemerintahannya sudah banyak berbuat dalam memperhatikan kesejahteraan petani. Seperti membuat  jalan menuju bukit Ampera.

“Alhamdulillah, Diera pemerintahan saya, di Tanjung Pauh ini telah jalan menuju Bukit Ampera yang selama ini diidam – idamkan masyarakat,” terangnya

Ami Taher menambahkan, program membuat jalan keladang merupakan salah satu program prioritas, Adirozal-Ami Taher dalam mensejahterakan petani dan peladang. Sehingga, daerah – daerah yang tidak tergarap dan terlantar selama ini bisa diberdayakan untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Kemudian, Ami Taher juga menyampaikan dalam penerimaan CPNS tidak dipungut biaya sepersenpun. Dan dilaksanakan sesuai dengan undang – undang yang berlaku.

Dalam kesempatan itu, Adirozal juga mendengarkan dan menjawab keluhan masyarakat tentang kondisi sawah di Tanjung Pauh Hilir yang terendam. Menurut Adirozal, persoalan tersebut saat ini sudah ditangani oleh Pemerintah Provinsi Jambi, yaitu Pemprov Jambi sudah melaksanakan proyek normalisasi Sungai Batang Merao.

“Normalisasi Sungai Batang Merao sudah dilakukan Pemprov Jambi tahun 2017 lalu. Pengerukannya dimulai dari Hilir dan sekarang pengerukannya sudah sampai di Semerap. Tahun ini Pemprov kembali melakukan pengerukan Sungai, dan akan sampai di Tanjung Pauh Hilir. Dengan dilakukan pengerukan Sungai maka, banjir bisa diatasi. Petani bisa kembali bercocok tanam dengan lancar,” terangnya.

Terkait jalan Provinsi yang belum sampai di Tanjung Pauh, yang jalan itu adalah wewenangnya Pemprov Jambi, akan dilakukan berkelanjutan oleh Pemprov Jambi. Sedangkan untuk jalan dibibir Sungai Batang Merao yang dipinta warga, dia meminta kepada masyarakat untuk mengusulkannya melalui Musrembang, dan anggota DPRD Kabupaten Kerinci yang berasal dari Tanjung Pauh untuk mengusulkan dan mengawalnya.

“Jalan dibibir Sungai akan kita bangun di tahun 2019. Kita minta kepada tiga anggota DPRD yang berasal dari Tanjung Pauh untuk mengusulkannya dalam Musrembang. Sehingga ditahun 2019 bisa kita anggarkan dan kita lakukan pekerjaannya,” terang Adirozal yang disambut riang oleh warga 9 Tanjung Pauh dengan bersemangat dan tepuk tangan.

“Hidup Pak Adirozal… kita pilih nomor dua,” terang para ibu – ibu setelah mendengarkan orasi Adirozal. (gsm/fyo)

KOMENTAR DISQUS :

Top