Selasa, 21 Agustus 2018 |
Pendidikan & Teknologi

Diknas Tanjabtim Lakukan Pembenahan Aset Kepemilikan Lahan Sekolah

Rabu, 01 Agustus 2018 17:46:44 wib
ilustrasi

JAMBIDAILU MUARASABAK - Agar tidak ada lagi terjadi klaim dari masyarakat terkait setifikat kepemilikan lahan sekolah, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) melalui Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) terus melakukan upaya pembenahan. Seperti melakukan pendataan bukti-bukti kepemilikan tanah masing-masing sekolah. 

"Ada beberapa aset Diknas berupa lahan sekolah yang digugat oleh pihak ahli waris yang telah dihibahkan sebelumnya. Atas hal tersebut, kita sudah melakukan pembenahan dengan mendata bukti-bukti kepemilikan lahan sekolah," kata Kepala Diknas Tanjabtim, Junaedi Rahmad, Rabu (1/8) kemarin. 

Terkait adanya lahan sekolah yang bermasalah, Diknas Tanjabtim akan melihat terlebih dahulu persoalannya. Jika memang bisa diselesaikan ditingkat pemerintahan, tentunya harus diselesaikan. Tapi jika tidak bisa, dan harus diselesaikan secara hukum, silahkan saja. Yang jelas sesuai dengan bukti-bukti kepemilikan yang ada. 

"Itu tidak masalah, asal semua bukti-buktinya lengkap," terangnya. 

Dijelaskannya, untuk tahun ini ada Dua target yang harus diselesaikan kepemilikan lahannya, yakni kepemilikan lahan rumah dinas guru yang ada di Kecamatan Nipah Panjang dan lahan SMPN 7 Tanjabtim Kecamatan Kuala Jambi. 

"Sekarang ini sudah dilakukan peninjauan kembali dan kasusnya sudah ditingkat banding. Kedua kasus lahan tersebut ditargetkan akan selesai pada tahun ini," ungkapnya. 

Sementara, untuk persentase kepemilikan sekolah yang sudah memiliki sertifikat lahan, saat ini baru mencapai sekitar 85 persen. Sedangkan 15 persen lagi akan diupayakan untuk diselesaikan. 
"Untuk tahun ini baru 2 kasus yang akan kitas selesaikan," tukasnya.

Penulis : Hendri Rosta
Editor : Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top