Sabtu, 24 Februari 2018 |
Nasional

Dirut PLN Pastikan Tarif Listrik Tak Naik jika Harga Batu Bara Turun

Kamis, 01 Februari 2018 13:15:23 wib
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan (kiri) bersama Dirut PLN Sofyan Basir (tengah) mengunjungi Pusat Pengatur Beban Jawa-Bali (P2B JB) Gandul, Depok, Jawa Barat, Kamis (15/6/2017).(KOMPAS.com/ MOH NADLIR)

JAMBIDAILY NASIONAL - Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir memastikan tarif listrik tidak akan mengalami kenaikan dalam waktu dekat.

Namun ia juga berharap, harga batu bara sebagai bahan baku utama PLN juga bisa diturunkan.

Hal ini disampaikan Sofyan saat menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/2/2018).

"Saya bilang, (tarif listrik) tidak perlu naik Pak kalau batubara bisa turun kembali. Yang penting kepentingan rakyat," kata Sofyan Basir kepada wartawan usai pertemuan.

Sofyan mengatakan, bahan baku PLN dalam menghasilkan listrik, sebanyak 60 persen berasal dari batu bara.

Namun, saat ini harga batu bara di dalam negeri mendekati 100 dolar AS per metrik ton.

Sofyan berharap Presiden dapat memberikan solusi dan menurunkan harga batu bara untuk dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) menjadi 60 dolar AS per metrik ton.

Hal ini membuat PLN kesulitan dalam hal keuangan, apalagi tarif listrik tidak mengalami kenaikan.

"Kalau batubara naik terus, susah PLN-nya," kata Sofyan.

Menurut Sofyan, Presiden Jokowi juga mendukung dan menginginkan harga batu bara untuk pasar domestik, khususnya untuk keperluan PLN, dapat diturunkan.

Dengan begitu, PLN dapat menjaga tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan.

"Untuk apa tarif listrik naik, keuntungan kami bisa cukup kalau batubara harganya turun," kata Sofyan.

Selain dapat mempertahankan tarif listrik, menurut Sofyan, harga batu bara yang terjangkau juga membuat perseroan dapat menghemat pengeluaran.

Dengan begitu, PLN dapat melakukan investasi untuk menambah elektrifikasi, khususnya di wilayah Timur Indonesia, seperti Papua, NTT dan Maluku.

 

(Kompas.com)

KOMENTAR DISQUS :

Top