Sabtu, 20 Januari 2018 |
Kesehatan & Olahraga

Disidak Dewan, Dirut RSUD STS Tebo Janji Layani Pasien Seperti Biasa

Kamis, 15 Oktober 2015 22:13:44 wib
Dirut RSUD STS Tebo, dr Iwan Putra Hutagalung (jambidaily.com/ARD)

JAMBIDAILY MUARATEBO-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tebo, Kamis (15/10) melakukan Inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah Sulthan Thaha Syaifuddin (RSUD STS) Tebo menyangkut banyaknya pasien yang dilakukan rujukan kerumah sakit lain dalam beberapa hari ini karena ketersediaan obat sudah habis.

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Wakil ketua DPR Wartono Trian Kusumo didampingi sejumlah anggota dewan lainnya dan menanyakan langsung persoalan yang tengah terjadi tersebut kepada Direktur RSUD.STS Tebo, dr Iwan Putra Hutagalung.

Wartono Trian Kusumo, dikonfirmasi jambidaily.com usai sidak di RSUD STS, Kamis (15/10), menuturkan sangat disayangkan stok obat bisa habis.  Padahal kebutuhan obat tahun ini seharusnya bisa dihitung mengacu kepada kebutuhan tahun sebelumnya, tegas Wartono.

"Kami tadi, sempat mengunjungi beberapa pasien BPJS.  Ternyata ada sejumlah pasien yang membeli obat diluar pakai uang pribadi, padahal mereka bayar iuran BPJS, kami juga meminta agar pihak rumah sakit untuk mengganti uang obat yang telah dibeli oleh si pasien dengan menggunakan uang pribadi,"tegasnya.

Baca Juga "Obat Habis, RSUD STS Tebo Tak Terima Pasien Dan..." http://jambidaily.com/detail/kehabisan-obat-pasien-rawat-inap-harus-beli-obat-sendiri/

Terpisah, Dirut RSUD STS Tebo, dr Iwan Putra Hutagalung, saat dikonfirmasi, Kamis (15/10) di kantornya, menjelaskan, sejak tahun 2015 pengujung, pasien RSUD terus bertambah.

Sementara anggaran untuk pengadaan obat-obatan yang sudah kita beli lewat APBD Murni 2015, stoknya kian menipis, tentu kita butuh suplay obat lagi.

"Anggaran Biaya Tambahan melalui APBD-P 2015 belum cair masih dalam proses, nah untuk pemesanan obat itu ditentukan dari lancarnya pembayaran kepada distributor obat,"jelasnya.

Nah sekarang ini, kita berhutang kepada beberapa distributor obat dan mereka nahan barang (obat-red) karena dana saving kita nggak cukup atau sudah habis mau ngambil obat lagi, kalau ada uangnya kan kita berani.

Mengenai stok obat habis kata dokter kita, diakui Iwan putra memang betul ada beberapa bagian obat habis.

"Untuk satu dua hari kedepan, saya jamin rumah sakit sudah bisa melayani pasien seperti biasa karena sejumlah obat-obatan yang diperlukan sudah ada,"janjinya.(jambidaily.com/ARD)

KOMENTAR DISQUS :

Top