Selasa, 12 November 2019 |
Hukum

Dugaan Bidan Honorer Berbuat Mesum, Ini Pernyataan Kepolisian

Minggu, 29 November 2015 22:43:48 wib
KabagOps Polres Merangin, Kompol Haripinal memberi keterangan kepada awak media

JAMBIDAILY HUKUM- Kasus Penangkapan pasangan Bidan Honorer di RSUD Kolonel Abunjani dengan dugaan berbuat mesum, Kepolisian Merangin menyatakan tidak bisa dilakukan penindakan tindak pidana ringan karena tidak cukup bukti.

"Untuk pasangan KK dan MI, kita hanya memberi surat peryataan agar tidak mengulangi perbuatanya.  Dan tidak bisa di proses pidana ringan sebab mereka belum bisa di kategorikan berbuat asusila (mesum-red) di dalam kos – kosan tersebut” ungkap Kabag Ops Polres Merangin, Haripinal.
.
Di tambahkan Haripinal, ada tiga pasang yang kita suruh membuat surat peryataan agar tidak mengulangi perbuatanya, dan lima orang yang tidak mempunyai KTP sudah kita serahkan ke Sat Pol PP untuk di tindak.

“ketiga pasangan tersebut hanya kita beri sangsi surat peryataan, termasuk honorer bidan tersebut,dan yang lainnya yang tidak mempunyai KTP kita serahkan ke Sat Pol PP untuk di tindak lanjuti”tutup Haripinal, Jumat lalu (27/11) memberi klarifikasi.

Sekedar informasi, sebelumnya, Pegawai Bidan Honorer RSUD Kolonel Abunjani tersebut, diamankan aparat gabungan Polres Merangin dan Sat Pol PP dalam rangka operasi pekat, Kamis (26/11).

Berdasarkan hasil intrograsi petugas kepolisian bahwa  KK dan MI, menyangkal sedang berbuat mesum di dalam kamar kos-kos walau saat di razia petugas tengah berada di dalam kamar yang terkunci.

Dan saat di geledah petugaspun KK dan MI masih berpakain lengkap,tidak sedang bugil,namun petugas tetap membawa KK dan MI ke Polres Merangin karena tinggal di satu kamar berdua tanpa ada ikatan yang resmi.(jambidaily.com/NZR)

KOMENTAR DISQUS :

Top