Sabtu, 17 November 2018 |
Hukum

Dugaan Pelecehan Seksual, Remaja di Tanjabtim Laporkan Ayah Kandung ke Polisi

Jumat, 28 September 2018 14:41:36 wib

JAMBIDAILY TANJABTIM-RS (23) seorang wanita remaja warga Kelurahan Sabak Ilir, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), yang mengaku sering mendapatkan perlakukan tidak senonoh oleh ayah kandungnya sendiri inisial AR, Kamis (27/9) melapor ke Mapolres Tanjabtim.

 

Dengan didampingi Bidang Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Dinas Sosial Tanjabtim, RS dihadapan penyidik menceritakan jika dirinya sering dipaksa sang ayah untuk melampiaskan nafsu bejatnya. Dan mirisnya perlakukan itu dialami RS tidak hanya sekali namun berulang kali.

 

Dalam laporanya, RS mengaku mendapatkan perlakuan tak senonoh dari ayah kandung sejak tahun 2015 silam, setelah ibu kandungnya meninggal dunia.

 

Selain itu, dirinya juga mengaku kerap mendapatkan perlakuan kasar dan kerap diancam akan dibunuh, jika ia tidak melayani nafsu bejat sang ayah. 

 

"Tengo'lah badan aku sampai kurus kaya gini dulu dak kaya gini, ayah aku tu minta gitu terus, kalau tidak dilayani saya dipukulnya sampai balu-balu. Tapi sekarang saya tak mau lagi, karena saya tau itu dak boleh," katanya.

 

Sebelumnya, ia mengaku sudah pernah melaporkan apa yang dialaminya ini ke pihak kepolisian, namun tidak diperoses karena, RS dianggap terkena gangguan jiwa. Bahkan menururutnya, ayah kandungnya sendiri sering menyampaikan kepada orang-orang agar tidak mempercayai apa yang disampaikan oleh RS Karena tidak waras. 

 

Akhirnya kasus RS ini, kembali dilaporkan ke Mapolres Tanjabtim, dengan didampingi P2TP2A Dinsos Tanjabtim.

 

Kadis Dinsos Tanjabtim, M Ridwan, mengatakan, pihaknya akan memberikan pendampingan hukum terhadap korban sampai masalah ini tuntas dan terang benderang.

 

"Kita kan ada unit penanganan tindak kekerasan perempuan dan anak. Kalau dari perhitungan kita ini masuk dalam kekerasan terhadap perempuan. Kami berusaha untuk memberikan pendampingan baik masalah hukum maupun masalah kesehatannya,"ucap Ridwan yang turut mendampingi korban melapor ke Mapolres Tanjabtim.

 

Untuk saat ini Ridwan belum bisa memastikan dugaan tindak kekerasan seksual yang dilakukan ayah kandung kepada RS sebab, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian. 

 

"Untuk dugaan pelecehan seksual kita belum bisa memastikan, kita menunggu hasil penyelidikan Pihak Kepolisian, nanti disitulah bisa terjawab," sebutnya.

 

Sementara itu, untuk masalah kesehatan jiwa RS yang diragukan banyak pihak, Ridwan membantah jika RS mengalami gangguan jiwa.

 

"Katanya kan korban ini terganggu jiwanya, tapi setelah kami bawa ke rumah sakit jiwa dan diperiksa, ternyata korban tidak gila dan dokter menerangkan korban waras, namun sedikit setres karena tekanan jiwa," kata Ridwan.

 

Kasat Reskrim Polres Tanjung Jabung Timur AKP Gogma Siregar, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dugaan tindak pelecehan seksual yang dilakukan ayah kandung terhadap anaknya. 

 

"Iya, hari ini korban melapor ke kita. Laporannya kita terima dulu, dan akan kita proses sesuai atuaran yang berlaku. Telebih dahulu kita akan memanggil saksi-saksi dan pengumpulan barang bukti,"tukasnya.

 

Penulis : Hendri Rosta / Editor. : Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top