Selasa, 15 Oktober 2019 |
Hukum

Dugaan Pungli Atasnama Retribusi Parkir, Bikin Wabup Tanjabbar Berang

Jumat, 21 Oktober 2016 11:46:07 wib
Ilustrasi (google.co.id)

JAMBIDAILY HUKUM-Terkait, maraknya dugaan pungli dengan alasan retribusi parkir di  Ancol dan WFC Kota Tungkal membuat Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) berang.

”Belum ada laporan yang masuk mengenai hal ini.  Tapi ini sudah membuat nama tanjab barat buruk, ini harus ditindak lanjuti,"tegas Wabup Tanjabbar, H Amir Sakib, dikonfirmasi sejumlah awak media, Kamis 20 Okotber 2016, usai menghadiri Paripurna KUA PPAS di Gedung DPRD.

Wabup berjanji akan menelusuri informasi ini, dan segera meminta dinas-dinas terkait mengkajinya. Siapapun mereka pelaku atau yang mengorganisir kalau Pungli harus ditindak, tandasnya.    

Maraknya kasus dugaan pungli di Indonesia tidak boleh terjadi di Tanjung Jabung Barat. Instansi pemerintah dari pusat sampai ke daerah tidak dibenarkan melakukan pungli dengan dalih atau alasan apapun, selain yang disahkan oleh aturan dan perundangan yang berlaku.

"Saya menghimbau PNS atau instansi untuk tidak bermain atau membekengi kegiatan tersebut.  Saya berharap tidak ada pungli terjadi di Tanjung Jabung Barat apalagi di instansi pemerintahan."

Jika itu pungutan resmi atau petugas salah satu SKPD. Mereka harus menunjukan surat atau kelengkapan layaknya retrebusi resmi seperti petugas parkir umumnya itu ada bukti sahnya

Wabub juga mengimbau bagi masyarakat untuk tidak sungkan melaporkan setiap permasalahan di lapangan baik langsung ke dia maupun dinas terkait.

”Siapa saja kalau menemukan pungli dan ada data, laporkan saja. Bila perlu di foto agar kita terbantu melakukan penindakan,"pesannya.(*)


Penulis   : Reza Hariyanto
Editor    : Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top