Kamis, 02 April 2020 |
Hukum

Duh... Ada '5.990 Perempuan Menjanda' di Provinsi Jambi Sepanjang tahun 2018

Sabtu, 02 Maret 2019 16:40:12 wib
ilustrasi/Foto: pediaku.com

JAMBIDAILY HUKUM - di Provinsi Jambi, angka perkara perceraian terdata 5.990 pada tahun 2018 meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut berimbas langsung tentunya untuk label Janda bagi perempuan dan Duda bagi Lelaki.

Sebagaimana dilansir dinamikajambi.com (Sabtu, 2/3/2019) Panitera Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jambi, Drs. Alimurhawas menyebutkan bahwa perkara percerian ini tidak bisa dipungkiri, jumlah penduduk yang setiap tahunnya meningkat, jumlah perkara perceraian pun berkemungkinan besar bertambah setiap tahun.

“Kalau meningkat, pastilah meningkat setiap tahun karena dari sumber daya manusianya pun semakin lama, semakin bertambah. Kalau untuk penyebabnya, saya tidak bisa sebut satu persatu, bermacam-macam. Tetapi kalau faktor penyebab secara umumnya itu karena selingkuh, terjadinya kekerasan dalam rumah tangga pun, juga atas dasar selingkuh itu juga,” Jelasnya.

Bertajuk 'Tahun 2018, Jumlah Janda di Provinsi Jambi Mencapai 5.990 Orang' dinamikajambi.com  menginformasikan bahwa Laporan perkara perceraian secara keseluruhan Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi yang diterima PTA Jambi selama tahun 2017 sebanyak 5.309 perkara. Sedangkan yang sudah diputuskan, ditambah dengan tahun sebelumnya, yakni sebanyak 5.249. Lalu tahun 2018 berjumlah 5.913. Sedangkan yang sudah diputuskan, ditambah juga dengan sisa di tahun 2017, menjadi sebanyak 5.990.

Dari jumlah keseluruhan tersebut, sudah jelas bahwa pada tahun 2018, jumlah perkara perceraian di Provinsi Jambi signifikan meningkat. Dengan begitu, tidak menutup kemungkin jumlah janda maupun duda itu secara tidak langsung juga bertambah.

 

 

(Hendry Noesae)

KOMENTAR DISQUS :

Top