Rabu, 22 November 2017 |
Ekonomi

Empat IUP Batubara Tak Bisa Diperpanjang, Ini Kata ESDM Tebo

Selasa, 16 Februari 2016 20:36:06 wib
Kantor ESDM Tebo

JAMBIDAILY  EKONOMI-Sejumlah perusahaan pertambangan batu bara yang beraktifitas dan dalam proses ekpolorasi di Kabupaten Tebo sedang mengalami masa sulit.

Sebanyak empat perusahaan masih tahap ekplorasi, Izin Usaha Pertambangan (IUP) telah lebih dari masa lima tahun dan tidak dapat diperpanjang lagi (Dihentikan-red).

Menurut Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Tebo melalui Kabid pertambangan Hendri, kepada jambidaily.com, Selasa (16/02), menjelaskan bahwa sejumlah perusahaan tambang batu bara di Tebo yang produktif maupun eksplorasi sekarang sedang mengalami masa sulit akibat jatuhnya pangsa pasar ekspor.

Diuraikan Hendri, perusahaan masih dalam eksplorasi ada 14 perusahaan diantaranya PT.Bangun Energi Perkasa I (PT.BEP.I) dikecamatan tengah ilir, PT.BEP.II dikecamatan seraiserumpun, PT.Batang Hari Energi Prima I (PT.BHEP II) dikecamatan tengah ilir dan kecamatan tebo tengah, PT.BHEP II dikecamatan sumay dan seraiserumpun, PT.Pulau Mutiara Persada (PT.PMP) kecamatan sumay.

Selanjutnya PT.Tebo Inti Batu Bara (PT.TIBB) dikecamatan tebo ilir, PT.Pandu Putra Alam Persada (PT.PPAP) kecamatan sumay, PT.Sarko Bungo Sedayu (PT.SBS) dikecamatan sumay, PT.Anugrah 26 Jaya (PT.A26J) dikecamatan 7 koto ilir dan terakhir PT.Mumpun Cipta Bara (PT.MCB) dikecamatan sumay.

"Sepuluh perusahaan ini IUP nya berakhir pada tahun 2017 mendatang.  Dan empat perusahaan seperti PT.Kurnia Alam Investama (PT.KAI) PT.Bangun Wahana Lingkungan Lestari (PT.BWLL)PT.Tebo Bara Prima (PT.TBP) dan PT.Sumber Mineral Raya (PT.SMR), IUPnya sudah lewat masa dan tidak bisa di perpanjang lagi,"papar Hendri.

Sedangkan perusahaan pertambangan yang masih produktif sebanyak 23 di antaranya, PT.Anugrah Alam Andalas I (PT.AAA I) dikecamatan tebo ilir PT.AAA II dikecamatan tebo ilir, PT.Winner Prima Sekata (PT.WPS) dikecamatan tebo ilir, PT.Tebo Prima (PT.TP) kecamatan tebo ilir, PT.Tebo Batu Bara Investama (PT.TBBI) dikecamatan tebo ilir, PT.Daya Bambu Sejahtera (PT.DBS) dikecamatan tengah ilir, PT.Bumi Unggul Permai (PT.BUP) kecamatan tengah ilir, PT.Hasil Tambang Raya I (PT.HTR I) dan PT.HTR IIkecamatan tengah ilir, PT.Asia Multi Investama (PT.AMI) kecamatan tengah ilir.

Berikutnya PT.Cahaya Permata Nusantara (PT.CPN) kecamatan tengah ilir, PT.Energi Primer Tebo (PT.EPT) kecamatan tengah ilir, PT.Berlian Mahkota Coal (PT.BMC) kecamatan sumay, PT.Tebo Tunggal Lestari (PT.TTL) kecamatan sumay, PT.Tebo Dwi Lestari (PT.TDL) kecamatan sumay, PT.Globalindo Alam Lestari (PT.GAL) kecamatan sumay, PT.Dwi Gita Karya Mandiri I (PT.DGKM.I) dan DGKM II dikecamatan sumay, PT.Haswi Kencana Indah (PT.HKI) kecamatan sumay, PT.Subaru Duta Makmur (PT.SDM) kecamatan sumay.

Terakhir PT.Tebo Agung Internasional (PT.TAI) kecamatan sumay, PT.Kelola Tebo Energi (PT.KTE) kecamatan sumay dan PT.Mumpun Cipta Bara (PT.MCB).

"Untuk dua IUP lainnya karena ESDM Tebo tidak lagi miliki kewenangan mengeluarkan IUP, saat ini sudah di perpanjang langsung oleh Pemprov Jambi yakni PT.DGKM I dan II juga PT.SDM,"pungkasnya.(jambidaily.com/ARD)

KOMENTAR DISQUS :

Top