Minggu, 17 Desember 2017 |
Nasional

Erupsi Gunung Agung, Pemerintah Gratiskan Perpanjangan Visa Wisatawan

Rabu, 29 November 2017 16:17:25 wib
AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKA Erupsi Gunung Agung terlihat dari salah satu Pura di Kubu, Karangasem, Bali, 26 November 2017. Gunung Agung terus menyemburkan asap dan abu vulkanik dengan ketinggian yang terus meningkat, mencapai ketinggian 3.000 meter dari puncak. Letusan juga disertai dentuman yang terdengar sampai radius 12 kilometer.

JAMBIDAILY NASIONAL -  Menteri Pariwisata Arief Yahya mengungkapkan bahwa pemerintah menggratiskan perpanjangan visa bagi wisatawan mancanegara yang tidak bisa kembali ke negara asalnya akibat erupsi Gunung Agung.

Menurut Arief, saat ini terdapat lebih dari 200 wisatawan mancanegara yang membutuhkan perpanjangan visa.

"Perpanjangan visa, ada 215 orang yang membutuhkan. Sekarang untuk wisatawan mancanegara yang kami fokuskan," kata Arief, usai rapat koordinasi tingkat menteri terkait penanganan bencana, di Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2017).

"Singkatnya kami sudah sediakan short answer-nya untuk perpanjangan visa otomatis dan free," ujar dia.

Arief menuturkan, perpanjangan visa gratis tersebut akan berlaku satu minggu. Apabila dibutuhkan, perpanjangan visa bisa ditambah hingga satu bulan.

Tercatat ada sekitar 60 ribu wisatawan asing yang berada di Bali selama erupsi Gunung Agung terjadi.

"Jadi kalo dia sudah terlanjur masuk pintu Imigrasi, mau naik pesawat tapi tidak jadi, sementara visanya habis, nanti pas dia keluar akan diberi cap exit pass selama satu minggu," kata Arief.

Diketahui, penutupan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, akibat letusan Gunung Agung kembali diperpanjang hingga Kamis (30/11/2017) pukul 07.00 Wita.

Perpanjangan itu terhitung sejak Rabu (29/11/2017) pagi. Keputusan diambil setelah otoritas bandara bersama sejumlah pihak terkait mengadakan rapat evaluasi pada Rabu pukul 01.00 Wita.

Keputusan ini dituangkan dalam "NOTAMR A4274/17 AD CLSD DUE TO AGUNG VOLCANIC ASH".

"Dengan pertimbangan ruang udara bandara masih tertutup oleh sebaran vulcanic ash ke arah barat daya atau mengarah ke Bandara Ngurah Rai sesuai dengan plotting ASHTAM, maka Notam Closed Bandara akan dilanjutkan hingga 24 jam ke depan," kata Arie Ahsanurrohim, staf Humas PT Angkasa Pura I, Bandara Ngurah Rai, melalui siaran persnya, Rabu pagi.

 

(Kompas.com)

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top