Senin, 16 September 2019 |
Hukum

Fachrori Dianugerahi Penghargaan dari Kemenkumham RI

Selasa, 11 Desember 2018 22:03:13 wib

JAMBIDAILY JAKARTA – Setelah menerima penghargaan perkebunan sebagai Kepala Daerah Peduli terhadap Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan dari Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI pada Senin (10/12), Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum kembali menerima penghargaan dari Pemerintah Pusat, yakni penghargaan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi atas upayanya mendorong dan membina Kabupaten/Kota untuk terus peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dan Pelayanan Publik berbasis HAM dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI, yang diserahkan oleh Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia H. Muhammad Jusuf Kalla, didampingi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly, bertempat di Kantor Kementerian Hukum dan HAM RI Jakarta, Selasa (11/12) sore.

 

Penghargaan diberikan dalam Peringatan 70 Tahun Hari Hak Asasi Manusia Sedunia.

 

Tampak hadir mendampingi Plt. Gubernur Jambi, Sekda Provinsi Jambi Drs.H.M.Dianto,M.Si, Plt.Kakanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jambi Sorta Delima Lumban Tobing, Kepala Biro Hukum Sekda Provinsi Jambi Ali Zaini, dan Kepala Biro Humas dan Protokol Johansyah.

 

Usai menerima penghargaan, Fachrori mengatakan, penilaian kabupaten/kota peduli HAM dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) yang dikeluarkan oleh Yasonna Hamonangan Laoly bernomor 34 Tahun 2016 tentang Kriteria daerah kabupaten/kota Peduli HAM. " Provinsi Jambi merupakan yang pertama kalinya menerimanya, karena syarat dapat penghargaan provinsi harus bisa mencapai 50 persen mendorong 6 kabupaten/kota untuk mendapatkan penghargaan ini, barulah bisa Provinsi mendapatkan penghargaan ini," ujar Fachrori.

 

"Alhamdulillah, tahun ini kita dapat mendorong serta membina dan membangun sebagian besar kabupaten/kota peduli dengan Hak Asasi Manusi, diantaranya Kota Jambi, Sungai Penuh, Kabupaten Muaro Jambi, Bungo, Sarolangun, Tanjabbar, Tanjabtim, Batanghari, Tebo dan Merangin, atas upaya membina dan membangun sebagian besar Aak Asasi Manusia," ungkap Fachrori.

 

Fachrori mengemukakan, Pemprov Jambi terus berupaya mendukung komitmen pemerintah mengawasi dan memajukan HAM khususnya di Provinsi Jambi. “Diharapkan ke depan seluruh kabupaten/kota di seluruh Provinsi Jambi ikut mendukung dan segera menjalankan RANHAM (Rencana Aksi Nasional Hak Azasi Manusia) yang telah diamanatkan dalam konstitusi," sebut Fachrori.

 

Sebelumnya, dalam arahannya, Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla menyampaikan, bangsa Indonesia mempunyai peranan yang besar dalam penegakan hukum dan HAM di dunia internasional sangat diperhitungkan. “Apa yang terjadi di belahan dunia bangsa ini, negara lain masih membutuhkan bangsaIindonesia untuk menyelesaikan persoalan Hukum dan HAM," kata Wapres.

 

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H.Laoly menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh kepala daerah yang telah berhasil dalam peningkatan kesadaran masyarakat tentang hukum dan HAM. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh gubernur yang telah berhasil membina Hukum dan HAM di daerahnya. Dibanding tahun yang telah sudah peningkatan mencapai 75 persen, dengan keberhasilan ini saya sangat mengapresiasi capaian ini," terang Yasonna.

 

"Harapan kita, pada tahun 2019, pembinaan dan dorongan pemerintah dalam membangun sebagian besar kabupaten/kota yang peduli Hak Asai Manusia bisa mencapai 100 persen," sambung Yasonna.

 

Pada kesempatan ini juga diberikan Penghargaan kepada Bupati Merangin Al-Haris, Bupati Tebo Sukandar, Bupati Sarolangun Cek Endra, Bupati Batanghari Syahirsah, Bupati Tanjabbar Safrial yang diterima Wakil Bupati Amir Sakib, Bupati Muaro Jambi Hj.Masnah Busro, Bupati Tanjabtim Romi Harianto, Walikota Jambi Sy.Fasha, Walikota Sungai Penuh Asafri Jaya Bakri, yang diserahkan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM. (Sapra Wintani/edit: Mustar, foto: Mulyadi, video: Ardi/Humas Pemprov Jambi).

KOMENTAR DISQUS :

Top