Kamis, 12 Desember 2019 |
Pendidikan & Teknologi

Fachrori: MTQ Wahana Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia

Minggu, 17 November 2019 10:59:06 wib

JAMBIDAILY BUNGO - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengemukakan, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) merupakan wahana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari sisi kerohanian dan pembangunan karakter. Hal itu disampaikannya saat membuka MTQ ke-49 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2019 di Kabupaten Bungo, di Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Sabtu (16/11) malam. Pembukaan MTQ ditandai dengan pemukulan bedug oleh gubernur dan bupati/walikota se Provinsi Jambi.
 
Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj.Rahima Fachrori, Bupati Bungo Mashuri beserta istri, Forkopinda Provinsi Jambi dan Kabupaten Bungo,  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jambi, Muhammad turut hadir dalam acara tersebut.
 
Fachrori mengharapkan agar MTQ dapat meningkatkan kesadaran semua umat  terhadap pentingnya pembangunan nasional yang berkeseimbangan lahir dan batin. "Pelaksanaan MTQ disamping untuk menyiarkan kalimah-kalimah Allah akan terpancar ke hati sanubari umat Islam yang berada di kota maupun di pedesaan, juga mengandung nilai agama yang cukup tinggi karena dapat membangkitkan kembali semangat generasi muda dan masyarakat untuk membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Fachrori.
 
Fachrori mengemukakan, tujuan pembangunan mengisyaratkan kehidupan yang serasi antara duniawi dan ukhrawi. “Untuk mencapai tujuan pembangunan tersebut perlu dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, kualitas sumber daya manusia yang  mempunyai kedudukan yang sangat strategis dalam mewujudkan insan-insan yang dapat berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain dan mampu memberikan warna bagi bangsa dan masyarakatnya," kata Fachrori.
 
Pelaksanaan MTQ ini, lanjut Fachrori, merupakan salah satu wahana peningkatan kualitas sumber daya manusia, iman dan ketaqwaan serta meningkatkan kreativitas . "Penyelenggaraan MTQ tidak dapat dipisahkan dari upaya menumbuhkan kecintaan umat kepada Al-Qur’an dimana kegiatan ini memadukan seni, ilmu, dan agama. MTQ sebagai sarana pengembangan seni telah menunjukkan hasilnya sedangkan sebagai sarana pengembangan ilmu dan agama belum menunjukkan dampak yang luas dalam masyarakat," ungkap Fachrori.
 
Fachrori mengatakan bahwa pernyataan ini memberikan isyarat bahwa masih belum banyak orang yang mengamalkan Al-Qur’an dan masih banyak nilai-nilai luhur Al-Qur’an yang harus digali. "Saya berpesan agar kita menyamakan niat dalam penyelenggaraan MTQ sebagai ibadah kepada Tuhan, karena kalam atau firman Tuhan yang dijadikan media untuk memelihara kemuliaan Al-Qur’an dengan menggali makna yang terkandung di dalamnya kemudian dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Hendaknya event ini mampu mengembalikan tujuan menjadikan Al-Qura’n sebagai pedoman hidup, petunjuk, serta sebagai inspirasi dan motivasi untuk mencapai kehidupan yang bermakna," jelas Fachrori.
 
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jambi, Drs.H. Muhammad,M.Pd I mengemukakan bahwa MTQ bukan hanya ajang untuk mencapai prestasi tetapi dapat mendukung membangun karakter anak bangsa, dengan berlandaskan nilai-nilai Al-Quran.
 
Muhammad mengapresiasi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bungo atas penyelenggaraan MTQ, dan atas antusiasme masyarakat dalam menyukseskan dan memeriahkan MTQ ini. "Saya mengimbau agar MTQ dijadikan sebagai sarana untuk lebih memahami nilai-nilai Al-Qur’an, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, untuk mewujudkan harmoni dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
 
Dalam laporannya, Bupati Bungo, H.Mashuri,SP,ME menyampaikan ucapan selamat datang kepada semua kafilah serta tamu undangan yang hadir. "MTQ kali ini, bukan sekedar untuk mencari siapa juara atau hadiah saja, namum lebih pada memahami isi kandungan Al-Qur’an. Dengan MTQ ini, bisa menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, sekaligus sebagai syiar Islam ditengah kehidupan masyarakat kita, karena ditengah pengaruh globalisasi generasi kita perlu dipersiapkan untuk memaknai Al-Qur’an itu sendiri,” ujar Mashuri.
 
Bupati juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jambi terhadap kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Bungo untuk menjadi tuan rumah MTQ ke-49. "Terima kasih banyak kepada Bapak Gubernur mempercayai Kabupaten Bungo sebagai tuan rumah MTQ ke-49 Tingkat Provinsi. Sekaligus terima kasih juga kepada H.Ismail menghibahkan tiga hektar lahan untuk lokasi MTQ ini serta segenap panitia. Semua bangunan yang ada sekarang dikerjakan pada tahun 2019. Ini juga digenjot supaya semua rangkaian MTQ tingkat Provinsi Jambi berjalan dengan lancar. Ada 1.000 peserta yang ikut dalam MTQ ini. Selain panggung utama, pemondokan bagi kafilah sudah kita siapkan,” tutur bupati Bungo (Maria/edit: Mustar, foto: Roni,video: Latib/Humas Pemprov Jambi).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top