Selasa, 11 Desember 2018 |
Nasional

Fakta Baru soal Boeing 737 MAX 8, Jenis Pesawat Lion Air yang Jatuh

Kamis, 15 November 2018 15:54:58 wib
Lion Air PK-LQP Boeing 737 MAX 8 (Foto: Paul Christian Gordon/Lion Air)

JAMBIDAILY JAKARTA - Boeing dituding menyembunyikan informasi penting soal sistem anti-stall di Boeing 737 MAX 8, jenis pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang. Informasi penting ini merupakan informasi yang benar-benar baru, sampai-sampai maskapai American Airlines juga mengaku tidak tahu soal fitur itu. 

Pekan lalu, Boeing dan Federal Aviation Administration (FAA) menerbitkan buletin keamanan untuk semua maskapai di dunia yang memakai pesawat Boeing 737 MAX 8. Dalam buletin bernomor TBC-19 tertanggal 6 November 2018, Boeing menulis laporan berjudul 'Uncommanded Nose Down Stabilizer Trim Due to Erroneous Angle of Attack (AoA) During Manual Flight Only'.

Buletin itu diterbitkan setelah pesawat Lion Air PK-LQP rute Jakarta-Pangkalpinang dengan nomor penerbangan JT 610 jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Sebanyak 189 orang di pesawat itu tewas dan kini pencarian telah dihentikan. 

"Kami menghargai kerja sama kami dengan Boeing, tapi kami tidak menyadari beberapa fungsi dari Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS) yang diinstal di MAX 8," kata juru bicara American Airlines, seperti dilansir Reuters, Kamis (15/11/2018). 

"Kami harus memastikan bahwa pilot-pilot kami mendapat pelatihan lengkap soal prosedur dan memahami sistem kunci dari pesawat yang mereka terbangkan," sambungnya. 

Sistem anti-stall yang dimaksud itu seharusnya berfungsi ketika sudut hidung pesawat terlalu ke atas. Dalam kondisi demikian, sistem secara otomatis akan menarik turun hidung pesawat. Jika sistem itu diaktifkan secara tidak tepat, pesawat bisa menukik tajam, apalagi bila pilot tidak dilatih untuk menghadapi situasi demikian. 

Juru bicara Boeing mengatakan pihaknya tidak dapat mendiskusikan hal-hal spesifik terkait investigasi yang sedang berlangsung. Tapi Boeing menegaskan sudah memberikan dua pembaruan bagi operator di seluruh dunia yang memberi penekanan pada prosedur untuk menghadapi situasi terkait Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS).

"Kami percaya diri terhadap keamanan 737 MAX. Keamanan adalah prioritas utama kami dan nilai inti bagi semua pihak di Boeing," ungkap juru bicara Boeing.

Sebelumnya, Wall Street Journal (WSJ) merilis laporan yang menyebut Boeing menyembunyikan informasi penting soal sistem anti-stall tersebut. Dugaan ini mengutip pakar keamanan yang terlibat dalam investigasi jatuhnya Lion Air PK-LQP. Pejabat madya Federal Aviation Administration (FAA) dan sejumlah pilot mengungkapkan hal yang sama, demikian seperti dilansir CNN.

 

(imk/fjp)/(detik.com) 

KOMENTAR DISQUS :

Top