Minggu, 21 Oktober 2018 |
Suaro Wargo

Feni Ayu: Pendidikan Melahirkan Anak Pintar Bukan Anak Terdidik

Selasa, 29 Mei 2018 05:02:50 wib

JAMBIDAILY SUARO WARGO - Pendidikan merupakan tempat untuk mencerdaskan generasi bangsa. Pendidikan merupakan bekal utama dalam kehidupan. Dengan pendidikan kita dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang boleh dikerjakan dan mana yang tidak boleh dikerjakan. Akan tetapi kondisi pendidikan saat ini sangat diprihatinkan. Pendidikan saat ini hanya mengajarkan ilmu-ilmu dunia saja sehingga banyak menghasilkan orang-orang pintar tetapi sayangnya mereka tidak terdidik dan memiliki budi pekerti yang lemah. Contohnya sekarang banyak kasus tentang seorang siswa yang melawan seorang guru, malah sampai memukulnya. Hal itu didasari oleh kurangnya budi pekerti dari para siswa tersebut.

Melihat kejadian-kejadian seperti yang terjadi sekarang, banyak faktor yang mempengaruhi anak tersebut. Salah satu faktornya yaitu seperti kurangnya perhatian, arahan dari orang tua maupun guru, kesulitan anak dalam belajar, faktor dari lingkungan, dan lainnya. Dengan majunya tekhnologi sekarang juga menjadi salah satu faktor yang bisa mempengaruhi perilaku seorang anak. Sebagai contoh yaitu adanya Gadget. Dengan gadget, seorang anak dengan bebas mencari atau membrowsing hal-hal apa saja yang ada disekitar mereka sehingga menyebabkan kurangnya waktu anak untuk belajar, bermain dengan teman-temannya, dan mengenali lingkungan sekitarnya.

Dengan melihat kasus seperti itu, peran dari orang tua dan guru sangat diperlukan untuk bisa merubah perilaku seorang anak sehingga mempunyai perilaku yang baik. Orang tua bisa melakukan pendekatan-pendekatan terhadap anaknya, sebagai contoh orang tua bisa menjadi sahabat anaknya, dengan demikian anak akan merasa nyaman dan merasa diperhatikan oleh kedua orang tuanya. Dengan begitu anak akan menceritakan permasalahan-permasalahan yang dihadapinya kepada orang tuanya dan orang tua bisa membantu anak dengan menasihatinya, mengajarinya ilmu agama, serta mengajak anak untuk berbuat baik kepada orang lain.

Peran guru disini juga sangat diperlukan untuk bisa merubah perilaku seorang anak. Karena sudah kita ketahui bahwa guru adalah orang tua kedua bagi anak didiknya. Guru berperan ganda, yaitu sebagai guru dan juga sebagai orang tua mereka. Maka dari itu, peran guru sangat penting. Guru berperan bukan hanya sebagai pribadi, pengajar, dan pembimbing melainkan juga sebagai pendidik. Seorang guru harus bisa merubah perilaku anak didiknya untuk tidak berbuat yang tidak sewajarnya, menghindari anaknya untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak baik,sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak patut dilakukan seperti kasus diatas. Seorang anak diajarkan untuk bisa mempunyai pengetahuan yang banyak dan juga tentunya perilaku yang baik.

Oleh karena itu, pendidikan diberikan bukan hanya mengajarkan ilmu-ilmu dunia saja, tetapi juga ilmu agama serta mengajarkan budi pekerti yang baik. Karena merekalah yang akan menjadi generasi penerus bangsa, yang bisa menjadi panutan bagi orang lain dan tentunya bisa meraih prestasi untuk membahagiakan kedua orang tua serta bangsanya.

 

 

Ditulis Oleh
NAMA: FENI AYU VIVIAN
MAHASISWI UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI
SEM II / PENDIDIKAN MATEMATIKA

 

 

 

 

*isi/sumber/referensi dari Artikel sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top