Kamis, 02 April 2020 |
Wisata & Budaya

Festival Kampung Penyengat Olak, Penguatan Peran Lembaga Adat dan Budaya

Jumat, 02 Desember 2016 21:47:17 wib
Festival Kampung Penyengat Olak

JAMBIDAILY BUDAYA-Penguatan Lembaga Adat dan menjaga seni budaya yang memiliki nilai-nilai luhur daerah.  Itulah salah satu upaya yang dilaksanakan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Nurdin Hamzah Jambi dan Pemerintah Desa Penyengat Olak menggelar Festival Kampung.

Festival dari tanggal 03 hingga 04 Desember 2016 tersebut, diramu dalam dua sesi.  Pada Sabtu (03/12) dilaksanakan Diskusi Sejarah Kampung diikuti dengan Orasi Kampung, dari pukul 08.30 sd 13.00 WIB, dilanjutkan dengan Diskusi Kelembagaan adat Desa, dengan narasumber Jumardi Putra dari Seloko Institute Selaku pendukung acara dan juga Jafar Rassuh sebagai Budayawan Jambi.

"Khusus Minggu (04/12), kita akan tampilkan kegiatan  Pertunjukkan pencak silat dan permainan tradisional kampung Penyengat Olak, dari 8.30 sd. 13.00 WIB,"ungkap Ketua Pelaksana, Wenny Ira Reverawaty, S.IP MHum, Jumat 02 Desember 2016.

Dijelaskannya, Kegiatan ini sebagai upaya membantu lembaga adat dan pemeirntah Desa Penyengat Olak untuk melestarikan tradisi, budaya dan kearifan lokal Desa penyengat Olak. Dan juga sebagai upaya pendokumentasian sejarah Desa dan tradisi yang ada agar dapat digunakan sebagai data dan informasi bagi pembangunan Desa.

"Kegiatan ini dilakukan setelah melalui upaya riset oleh program officer  dan community Organizer (terdiri dari mahasiswa Studi Kepemerintahan STISIP Nurdin Hamzah ) pada project Rural Community Development terhadap lembaga adat desa dan pemerintah desa,"pungkas Alumnus Magister Hukum UGM Yogyakarta ini.(*/Rilis)


Editor    : Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top