Jumat, 24 November 2017 |
Ekonomi

"Florikultura Indonesia 2017", Kebangkitan Industri Florikultura Nasional

Senin, 17 Juli 2017 19:23:26 wib
Florikultura Indonesia 2017

JAMBIDAILY EKONOMI-Selama enam tahun terakhir, sejak 2010 hingga 2016, data produksi serta produktivitas agribisnis florikultura Indonesia mengalami peningkatan rata-rata 27 persen per tahun, luas tanam naik 15 persen per tahun, nilai PDB  menanjak 12 persen, nilai ekspor mencapai lebih dari US$ 20 juta dan menyerap tenaga kerja mencapai sekitar 750 ribu orang.

“Bangsa Indonesia memiliki potensi florikultura yang sangat besar. Kendati demikian, pengembangan florikultura Indonesia masih menghadapi berbagai persoalan. Seperti tingginya kerusakan lingkungan produksi, kurangnya infrastruktur sarana prasarana, rendahnya kepemilikan lahan, terbatasnya akses permodalan, lemahnya kelembagaan petani dan penyuluh serta belum padunya berbagai sektor penunjang pembangunan agribisnis florikultura”, jelas Rektor IPB Prof Dr Herry Suhardiyanto.

Himpunan Mahasiswa Agronomi dan Hortikultura IPB (Himagron IPB), Agrisocio dan Himpunan Alumni Agronomi IPB (HAAI) berkerjasama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB), Pemerintah Kota Bogor, Asosiasi Bunga Indonesia (ASBINDO), akan menyelenggarakan ajang kegiatan yang mengangkat dan memamerkan kekayaan alam florikultura nasional. Perhelatan tersebut dikemas dalam acara Florikultura Indonesia 2017.

“Ada tiga rangkaian kegiatan utama dalam perhelatan acara nanti. Pertama, pencanangan Hari Florikultura Indonesia yang diselenggarakan di Kemenko Perekonomian, tanggal 24 Juli 2017. Kedua seminar florikultura tanggal 28 Juli 2017 di IPB International Conference Center (IICC) Bogor. Ketiga Karnaval Flori Indonesia yang terdiri dari bursa pertanian dan kuliner, lomba merangkai bunga, fashion show, talkshow, pawai, lomba marching band dan lomba mobil hias yang semuanya akan mengusung konsep cinta bunga Nusantara”, jelas Ketua Panitia Florikultura Indonesia 2017 Dr. Syarifah Iis Aisyah.

Florikultura Indonesia 2017 merupakan kegiatan yang bertujuan mendorong kebangkitan industri florikultura di Indonesia. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu mengenalkan potensi industri florikultura nasional dan merumuskan gagasan kebijakan pengembangannya.

“Dalam seminar tanggal 28 Juli 2017 di IPB International Conference Center (IICC) akan berlangsung presentasi florikultura baik hasil penelitian dari akademisi dan peneliti, paparan kondisi industri florikultura dari pelaku bisnis, maupun kebijakan dari pemerintah. Dengan demikian akan terjalin konsolidasi yang baik dari berbagai pihak untuk perkembangan dunia florikultura Indonesia ke depannya”, pungkas Syarifah.(*)


Sumber  : www.indonesiadaily.co.id

KOMENTAR DISQUS :

Top